Tentara Suriah lakukan operasi baru

Sumber gambar, AP
Aparat keamanan Suriah dilaporkan melancarkan operasi baru terhadap penentang rezim Bashar al-Assad di bagian barat laut negara itu.
Lembaga yang berkantor di London Syrian Observatory for Human Rights mengatakan tentara menyerbu masuk ke desa-desa hari Rabu (14/9).
Para pegiat mengatakan tentara memasuki sedikitnya 10 desa atau kota di Jabal al-Zawiya dan menembakkan senapan mesin.
"Jalan-jalan menuju desa telah diputus, pos pemeriksaan didirikan, dan aparat keamanan melakukan penangkapan," kata kelompok ini.
Pegiat mengatakan sedikitnya 19 orang tewas hari Selasa dalam razia terhadap pengunjuk rasa anti-pemerintah terutama dari kota Hama.
Sebelumnya, petugas keamanan menembakkan gas air mata terhadap orang-orang yang berkabung atas kematian pegiat hak asasi manusia di pinggiran kota Damaskus.
Duta Besar Amerika bergabung dengan massa yang berkabung sebelum insiden itu terjadi.
Robert Ford didampingi sejumlah diplomat lain untuk menghormati kematian Ghiath Matar, pegiat HAM yang tewas pekan lalu yang dilaporkan karena penyiksaan.
Kecaman Uni Eropa
Para pegiat mengatakan aparat keamanan menembakkan gas air mata ke arah sebuah tenda di mana massa yang berkabung berkumpul namun tidak seorangpun terluka.
Pekan ini Uni Eropa mengecam kematian Matar "dalam bahasa paling keras".
Uni Eropa menyebutnya "isyarat lain kebrutalan reaksi rezim terhadap aspirasi yang sah rakyat Suriah."
Sebelumnya kunjungan Ford dan mitranya dari Eropa ke bagian-bagian yang rusuh membuat marah penguasa.
Pemerintah Assad selama enam bulan ini berusaha untuk memadamkan gerakan oposisi yang menentangnya.
Liga Arab hari Selasa menyerukan segera diakhirinya pertumpahan darah dan mengimbau tentara agar menarik diri dari berbagai kota Suriah.
Menurut PBB lebih dari 2.200 orang tewas di Suriah sejak aksi protes anti-pemerintah dimulai.
Pemerintah mengatakan ratusan orang personilnya juga tewas.
Wartawan asing sangat dibatasi daerah liputannya di Suriah sehingga lembaga pemberitaan sangat tergantung video amatir dan laporan kelompok HAM.





























