Kuba tangkap tokoh oposisi

cuba disidentes

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Penangkapan aktivis oposisi di Kuba meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Otoritas Kuba menahan lebih dari 30 orang pembangkang dalam semalam karena merencanakan aksi demonstrasi.

Komisi HAM dan Rekonsiliasi Nasional Kuba (CCDHRN) menyatakan salah satu yang ditangkap adalah seorang aktivis oposisi Guillermo Farinas.

Penangkapan itu berlangsung sepanjang malam di sekitar kota pusat Santa Clara. Tetapi setidaknya tujuh orang aktivis telah dibebaskan sedangkan sisanya akan segera menyusul.

Kelompok oposisi mengatakan pemerintahan komunis terus menekan mereka dalam beberapa bulan terakhir.

Represi

Presiden CCDHRN Elizardo Sanchez kepada kantor berita Associated Press mengatakan ''penahanan jangka pendek merupakan bagian dari intimidasi dan kekerasan yang dilakukan pemerintah terhadap aktivis pro demokrasi.''

Otoritas keamanan menggunakan ''represi politik minimum, mereka menetralisir inisiatif, tidak lebih,'' tambahnya.

Sementara pemerintah Kuba menuduh para aktivis oposisi ini mencoba menciptakan kekacauan sebagai pintu masuk agresi Amerika Serikat.

Guillermo Farinas mengatakan dia dan yang lainnya berencana untuk mengadakan aksi di Santa Clara menuntut ''penghentian tindakan represi terhadap aktivis oposisi dan pembebasan bagi semua tahanan politik''.

Menyusul sebuah kesepakatan dengan Gereja Katolik, Presiden Kuba Raul Castro telah membebaskan lusinan tahanan politik selama beberapa tahun, tapi kebanyakan diasingkan ke Spanyol.

Tetapi bulan ini Gereja mengatakan kekerasan dan intimidasi terhadap aktivis oposisi oleh pendukung pemerintah kembali berlanjut.

Pemerintah Kuba selama ini mengaitkan para pembangkang ini sebagai prajurit upahan yang dibayar oleh Amerika Serikat untuk mengganggu sistem komunis Kuba.