Pencarian korban gempa India terhambat cuaca

Sumber gambar, BBC World Service
Jumlah korban tewas akibat gempa di India diperkirakan meningkat sementara proses pencarian terhambat hujan dan tanah longsor.
Puluhan orang tewas dan luka-luka akibat gempa yang terjadi di timur laut India, Nepal, dan Tibet.
Pusat gempa berada kawasan pengunungan negara bagian Sikkim India.
Hujan dan tanah longsor menghambat operasi pencarian dan penyelamatan dan para pejabat di Sikkim khawatir jumlah korban jiwa akan bertambah.
Wilayah itu diguncang gempa selama beberapa kali sepanjang tahun ini walau tidak menimbulkan kerusakan parah.
Di Nepal, kepolisian mengatakan lima orang tewas dan kantor berita resmi Cina, Xinhua, melaporkan sedikitnya tujuh tewas di Tibet.
Di Kathmandu -yang berjarak skeitar 270 km dari pusat gempa- evakuasi juga dilakukan.
Tiga orang tewas ketika tembok di kedutaan besar Inggris di kota itu roboh.
Pemadaman listrik
Sementara enam orang tewas lainnya berasal dari negara bagian India lainnya.
Pejabat di seluruh wilayah mengatakan jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat.
Gempa terjadi di timur laut wilayah Sikkim India pada Minggu 18.10 malam waktu setempat, menurut Badan Geologi AS dan diikuti oleh gempa susulan.
Sambungan telepon terputus di seluruh negara bagian, dan pemadaman listrik sempat terjadi di ibukota Gangtok.
Ratusan orang terpaksa bermalam di jalan setelah gedung-gedung retak akibat gempa.
Getaran gempa dirasakan di bagian timur India, antara lain negara bagian Assam, Meghalaya, dan Tripura, serta Bangladesh dan Bhutan.





























