Rencana Presiden Obama memotong defisit Amerika Serikat

Presiden Barack Obama

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Obama akan mengurangi layanan kesehatan lanjut usia dengan syarat./

Presiden Barack Obama akan mengungkapkan rencana untuk memotong defisit Amerika Serikat sebesar US$3 triliun dalam waktu satu dekade.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan usulan itu antara lain berupa perubahan menyeluruh sistem perpajakan yang diperkirakan bisa menghimpun dana US$1,5 triliun.

Juga termasuk ke dalam rencana adalah pemotongan anggaran Medicare -atau layanan kesehatan untuk lanjut usia- sebesar US$250 miliar.

Namun pejabat Gedung Putih tersebut menambahkan presiden akan memveto setiap pemotongan dalam anggaran layanan kesehatan kelompok manusia lanjut usia kecuali ada peraturan yang membuat warga kaya Amerika membayar pajak lebih banyak.

"Dia akan memveto setiap rancangan undang-undang yang akan mengambil satu peserpun dari Mediacare yang menjadi tumpuan kaum tua tanpa meminta warga kaya Amerika atau perusahan-perusahaan besar membayar sumbangannya yang adil," tutur pejabat itu seperti dikutip kantor berita Reuters.

Kubu oposisi, Partai Republik, di Kongres sudah mengatakan mereka tidak akan menyetujui rencana apapun yang akan meningkatkan pajak.

Celah perpajakan

Presiden Obama rencananya akan mengumumkan rencana jangka panjang pengurangan defisit hari ini, Senin 19 September, pada pukul 10.30 waktu Amerika Serikat atau sekitar 20.30 WIB.

Sepanjang akhir pekan yang lalu, sejumlah pejabat sudah memberikan gambaran tentang rencana Obama itu kepada para wartawan.

Antara lain disebutkan bahwa presiden menginginkan setiap warga Amerika yang mendapat penghasilan lebih dari US$1 juta atau sekitar Rp9 miliar per tahun akan membayar pajak yang lebih besar.

Dalam usulan itu ada rujukan ke miliuner Amerika Serikat, Warren Buffett, yang pernah mengeluh karena dia dan rekan-rekannya yang kaya raya relatif membayar pajak lebih rendah daripada para pekerja mereka.

Banyak warga kaya Amerika Serikat yang mengambil keuntungan dari celah-celah perpajakan yang membuat pendapatan dari investasi dikenakan pajak lebih rendah daripada gaji.

Perekonomian Amerika Serikat mulai berkembang dengan pelan sementara tingkat pengangguran tetap tinggi pada 9%.

Masalah ekonomi menjadi ajang pertarungan antara Presiden Obama dengan kubu Republik di Kongres Amerika Serikat menjelang pemilihan presiden tahun depan.