Putin didukung menjadi presiden lagi

Perdana Menteri Vladimir Putin

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Vladimir Putin pernah menjabat sebagai presiden selama dua periode

Presiden Rusia Dmitry Medvedev telah mendukung Perdana Menteri Vladimir Putin untuk menggantikannya tahun depan dan penegasan ini sekaligus mengakhiri spekulasi siapa yang akan maju.

Medvedev menyampaikan dukungan kepada Putin dalam kongres partai di Moskow. Dukungan itu antara lain didasari keberhasilan partai dalam berbagai pemilihan.

"Saya yakin adalah langkah yang tepat bagi kongres untuk mendukung pencalonan ketua partai, Vladimir Putin sebagai presiden negara ini," kata Medvedev, Sabtu (24/9).

Partai yang dipimpin Putin mendominasi panggung politik Rusia dan para pengamat mengatakan kembalinya Putin ke Kremlin sekarang hampir bisa dipastikan.

Vladimir Putin telah menjabat sebagai presiden Rusia selama dua periode sebelum Dmitry Medvedev meneruskannya pada 2008.

Sebelumnya muncul berbagai spekulasi bahwa Putin berencana kembali ke Kremlin pada pemilihan umum Maret 2012.

Muncul pula spekulasi apakah Dmitry Medvedev seharusnya maju ke periode kedua.

Kehormatan

Para wartawan mengatakan Putin lebih berpengaruh di Rusia dan jauh lebih kuat dibanding Medvedev.

Menanggapi seruan Medvedev agar Putin menggantikannya, Putin menyatakan mendapat kehormatan atas usulan itu dan menegaskan akan mencalonkan diri dalam pemilihan mendatang.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih atas reaksi positif terkait usulan agar saya mencalonkan diri sebagai presiden Rusia," kata Putin.

Putin juga mengatakan Medvedev mestinya menjadi perdana menteri Rusia setelah pemilihan pada 2012.

Di hadapan delegasi kongres Putin mengatakan dia dan Medvedev telah mencapai kesepakatan siapa yang harus menduduki kursi presiden dan perdana menteri "jauh-jauh sebelumnya, beberapa tahun lalu".

Berdasarkan perubahan undang-undang, masa jabatan presiden hasil pemilihan 2012 adalan enam tahun bukan empat tahun seperti sekarang.