Radiasi di Tokyo tak terkait Fukushima

Pembangkit Fukushima

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pembangkit nuklir Fukushima rusak berat menyusul gempa dan tsunami Maret lalu

Materi radiasi yang ditemukan di kawasan permukiman di Tokyo hampir dipastikan tidak terkait dengan kerusakan pembangkit nukilr Fukushima.

Para pejabat mengatakan tingkat radiasi di satu tempat di Setagaya membuat banyak kalangan yang khawatir bahwa radiasi telah sampai ke pembangkit itu.

Namun menteri sains Jepang mengatakan sumber radiasi itu adalah bahan yang disimpan di gudang bawah tanah rumah itu.

Penduduk setempat telah diberitahu bahwa radiasi itu tidak membahayakan kesehatan.

Titik radiasi itu ditemukan satu meter di dekat trotoar setelah penduduk melaporkan ke pemerintah.

Kawasan itu berjarak lebih 200 kilometer dari pembangkit nuklir Fukushima, yang rusak akibat gempa dan tsunami Maret lalu.

Banyak pihak yang khawatir temuan titik radiasi ini berasal dari pembangkit yang rusak.

Ditutup

"Saya mengukur tingkat radiasi di seluruh Tokyo, namun saya belum pernah melihat tingkat setinggi seperti yang saya temukan di sini," kata anggota kelompok aksi nuklir kepada wartawan.

Kawasan itu ditutup untuk berjaga-jaga sementara para pakar nuklir berupaya meneliti mengapa hanya kawasan kecil itu saja yang terkena.

Tempat lain yang biasanya digunakan untuk anak-anak, tak jauh dari tempat penemuan titik radiasi itu, tidak terkena, kata kantor berita Kyodo.

"Materi radiasi ditemukan di satu tempat saja dan kami mengambil langkah untuk mengatasi kekhawatiran penduduk," kata juru bicara kawasan itu kepada Bloomberg.

Walikota Setagaya Nobuto Hosaka mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa mencuci trotoar dengan air belum dapat menghilangkan radiasi itu.

Sejumlah pihak menyebutkan air hujan yang terkontaminasi kemungkinan tertampung di atap sebelum jatuh ke trotoar.

Para pejabat mengatakan uji coba radiasi akan dilakukan di 258 taman di kawasan Setagaya.