Serangan balasan Gaza tewaskan warga Israel

Korban serangan Israel di Gaza

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Serangan Israel menewaskan sembilan orang termasuk lima anggota Jihad Islam.

Seorang laki-laki warga Israel tewas akibat serangan roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza.

Serangan ini merupakan aksi balasan setelah sebuah kelompok militan di Palestina menjadi sasaran serangan udara Israel yang menewaskan lim anggotanya.

Empat warga Palestina lain juga tewas dalam serangan udara Israel pada Sabtu (29/10) tersebut.

Juru bicara Departemen Kesehatan Gaza mengatakan sembilan warga tewas dan 15 lainnya luka akibat serangan terpisah dari serbuan dengan sasaran militan.

Sementara menurut juru bicara militer Israel dari total empat serangan udara di Gaza, pasukannya mengenai sasaran militan Palestina dari kelompok Jihad Islam, salah satu dari sejumlah kelompok di Gaza yang menembakkan roket ke arah Israel selatan.

Kelompok Jihad Islam kemudian membenarkan lima anggotanya tewas dalam sebuah serangan di Rafah, termasuk salah satu komandannya, Ahmed al-Sheikh Khalil.

Juru bicara kelompok ini mengatakan Khalil adalah salah satu pakar pembuat bom dalam kelompok itu.

"Hari ini Jihad Islam mengalami kehilangan besar," katanya. "Tingkat pembalasan kami akan sepadan dengan kehilangan ini."

Sore harinya 20 roket ditembakkan ke arah Israel selatan.

Salah satunya mengenai sebuah bangunan apartemen di Ashkelon, melukai seorang warga Israel yang kemudian tewas akibat luka-lukanya.

Makin berdarah

Bentrok dua pihak ini adalah yang paling serius sejak dua negara melakukan pertukaran tahanan pekan lalu, antara Israel dan Hamas yang berkuasa di Gaza.

Pasca pertukaran tahanan

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Aksi kekerasan dikhawatirkan membahayakan kelanjutan program pertukaran tahanan.

Mesir diberitakan masih sibuk menggalang upaya menjadi penengah gencatan senjata antara militer Palestina di Gaza dan Israel, yang ditargetkan mulai efektif pukul 06.00 waktu setempat atau pukul 10.00 WIB.

"Mesir akan terus berupaya mengejar kedua kontak hingga kesepakatan berlangsung," kata seorang pejabat resmi Mesir seperti dikutip kantor berita Reuters.

Selain dari ratusan tahanan Palestina yang sudah dilepas Israel untuk Gilad Shalit pekan lalu, masih ada 500an tahanan lainnya yang menunggu kebebasan termasuk diantaranya anggota Jihad Islam.

Kebebasan mereka dijadwalkan baru berlangsung awal tahun ini.

Menurut wartawan BBC di Gaza, Jon Donnison, eskalasi kekerasan mungkin akan mengancam berlangsungnya pembebasan tahanan Palestina.