AS bekuk jaringan penyelundup narkoba

Narkoba

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Polisi menunjukkan obat terlarang dan senjata api hasil penyitaan di Arizona.

Aparat kepolisian Amerika Serikat berhasil membekuk jaringan besar penyelundup narkoba yang dijalankan kartel Meksiko di negara bagian Arizona.

Lebih dari 30 ton mariyuana, 90kg kokain dan 72kg heroin disita termasuk 76 tersangka dan 100 pucuk senjata api berbagai jenis.

Dikendalikan dari kota-kota kecil di Arizona seperti Chandler, Stanfield dan Maricopa para penyelundup memasukkan barang-barang haram itu melalui perbatasan AS-Meksiko.

Para penyelundup membawa benda-benda terlarang itu dengan jalan kaki atau menggunakan kendaraan bermotor melintasi padang gurun Arizona.

Dari perbatasan kemudian barang-barang itu dibawa ke sebuah rumah aman di kota Phoenix sebelum dijual kembali untuk didistribusikan ke negara-negara bagian AS yang lain.

Aparat kepolisian meyakini keuntungan jaringan penyelundup sangat besar karena mereka mengamankan jalur sepanjang 80km yang memanjang dari Yuma ke lokasi reservasi Indian Tohono O'odham.

Kartel Meksiko

Polisi yakin para penyelundup ini memiliki kaitan dengan kartel narkoba Sinaloa pimpinan penjahat Meksiko paling dicari, Joaquin 'El Chapo' Guzman.

"Kami di Arizona akan meneruskan perang melawan kartel obat bius Meksiko yang menganggap mereka sangat berkuasa," kata Sheriff Pinal County, Paul Babeu.

"Ini adalah wilayah AS dan kami akan menghancurkan siapapun yang mengancam keluarga dan negara kami," tambah Babeu.

Selama lima tahun terakhir diperkirakan kartel Sinaloa menangguk untung setidaknya US$2 miliar dari penyelundupan narkotika ke Amerika Serikat.

Sehingga, operasi dengan nama sandi Operation Pipeline Express ini merupakan pukulan hebat untuk kartel Sinaloa.

"Hari ini kami memberikan pukulan berarti untuk para kriminal Meksiko yang telah meracuni rakyat Amerika," kata Jaksa Agung Arizona, Tom Horne.

"Saya tidak bisa menerima kenyataan bahwa Arizona dijadikan lahan perdagangan narkotika," lanjut Horne.