Hillary Clinton akan kunjungi Burma

Sumber gambar, Reuters
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama akan segera mengirim Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton untuk berkunjung ke Burma bulan depan.
Seorang pejabat senior pemerintahan Obama mengatakan hal ini diputuskan setelah dia melakukan pembicaraan dengan Aung San Suu Kyi pada hari Kamis (17/11).
Dalam pembicaraan itu Obama menanyakan soal kemajuan Burma dalam melakukan reformasi terutama setahun setelah Suu Kyi dibebaskan dari tahanan olehe pemerintah negara itu.
Ini merupakan pembicaraan pertama Obama dengan tokoh pro demokrasi Burma itu.
"Sangat penting bagi Preseiden Obama bahwa Suu Kyi meyambut baik keterlibatan mendalam AS," kata pejabat tersebut.
Obama yang tengah berada di Nusa Dua, Bali untuk menghadiri KTT Asia Timur sebelumnya mengatakan Burma telah menunjukan kemajuan dalam mereformasi dirinya.
Kunjungan bersejarah
Jika Hillary Clinton jadi berkunjung ke Burma maka dia akan menjadi Menlu AS pertama yang berkunjung ke negara itu dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.
Langkah pemerintah AS ini terjadi tidak lama setelah negara-negara ASEAN sepakat untuk mendorong Burma menjadi Ketua ASEAN pada 2014 mendatang.
Burma yang sempat diperintah oleh pemerintahan junta militer kini tengah berupaya memperbaiki kehidupan demokrasinya.
Tahun lalu petinggi militer Burma mulai menyerahkan kekuasaannya kepada pemerintahan baru yang dipimpin oleh kelompok sipil dan belakangan memainkan peran dalam reformasi.
Presiden Thein Sein juga telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Aung San Suu Kyi yang sebelumnya sempat menjalani tahanan rumah.
Dia juga telah mereformasi aturan pemilu dan mempersilakan partai yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi untuk mendaftar sebagai peserta pemilu.





























