PBB diminta hentikan pelanggaran HAM di Suriah

pasukan pemberontak suriah

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Sejumlah tentara yang membelot mengaku melakukan serangan terhadap salah satu pangkalan militer Suriah.

Jerman, Prancis dan Inggris telah mengajukan permintaan kepada PBB untuk mengeluarkan resolusi guna mengakhiri pelanggaran HAM di Suriah.

Resolusi yang diajukan oleh ketiga negara itu telah mendapat dukungan dari negara-negara Arab yang sebelumnya juga telah meminta pemerintah Suriah menghentikan aksi kekarasannya kepada warga di negara tersebut.

Dalam resolusi yang dijukan oleh ketiga negara itu terdapat pula desakan kepada Suriah agar melaksanakan seruan yang telah dikeluarkan oleh Liga Arab.

Suara di Dewan Keamanan PBB terhadap Suriah sendiri sejauh ini masih terpecah.

Resolusi soal Suriah ini rencananya akan dibahas dalam komite yang terdapat pada Majelis Umum PBB.

Rusia dan Cina sejauh ini adalah dua negara yang menunjukan dukungan terhadap pemerintah Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan kekerasan yang terjadi di Suriah sudah menyerupai perang sipil.

Lavrov berbicara sehari setelah adanya serangan pasukan pemberontak yang ditujukan pada salah satu pangkalan militer terpenting Suriah di luar kota Damaskus.

Wartawan BBC di Kantor PBB, New York, Barbara Plett mengatakan negara-negara Eropa berupaya mencari cara untuk mendesak PBB mengeluarkan kecaman terhadap Suriah.

Upaya ini terancam gagal jika diajukan lewat mekanisme pembahasan di Dewan Keamanan PBB karena kemungkinan besar Cina dan Rusia akan menggunakan hak veto untuk menggagalkan hal tersebut.

Dukungan Negara Arab

Saat ini cara yng memungkinkan adalah melalui komite di Majelis Umum PBB dimana penggunaan veto tidak mungkin dilakukan.

Plett mengatakan upaya yang dilakukan pada hari Kamis (17/11) lalu itu mendapat dukungan dari sejumlah negara Arab seperti Arabi Saudi, Qatar, Yordania dan Maroko.

Sejumlah diplomat barat berharap suara dari negara-negara yang punya peranan kuat di kawasan Arab ini akan mengatasi suara yang berlawanan di Dewan Keamanan PBB.

Demo Suriah

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Desakan agar Bashar al-Assad mundur dari jabatannya terus dikumandangkan oleh peserta aksi demonstrasi di Suriah.

Permintaan mereka menurut Plett mempunyai pengaruh besar untuk mempengaruhi negara anggota karena posisi mereka yang berada di satu kawasan dengan Suriah.

Jerman, Prancis dan Inggris juga sudah mengedarkan resolusi ini kepada komite HAM di Majelis Umum PBB dan mereka berharap putusan atas resolusi itu bisa dilakukan pada hari Selasa (22/11).

Jika itu disetujui maka resolusi itu akan mengikat 193 negara anggota PBB.

Pada hari Rabu (16/11) Liga Arab telah memberikan waktu kepada Damaskus untuk menghentikan aksi kekerasan berdarah paling lambat tiga hari sejak permintaan itu dikeluarkan.

Mereka juga meminta agar Suriah mengijinkan tim pengawas internasional melihat kondisi negara tersebut.

Mereka mengancam akan memberikan sanksi jika Suriah tidak bersedia untuk bekerja sama.

PBB menyebutkan paling tidak ada sekitar 3500 orang yang tewas sejak aksi demonstrasi menentang pemerintah terjadi pada Maret lalu.

Pemerintah Suriah menyalahkan kelompok militan dan geng bersenjata berada di balik kerusuhan itu.