Liga Arab kembali peringati Suriah

Liga Arab

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Liga Arab mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi jika Suriah tidak mematuhi putusan mereka.

Liga Arab memperingatkan Suriah bahwa mereka hanya punya waktu hingga hari Jumat (25/11) untuk menyetujui masuknya pemantau dari dunia internasional ke negara itu.

Jika Suriah tidak bersedia menyetujui hal tesebut maka Liga Arab akan menjatuhkan sanksi ekonomi kepadan negara yang dipimpin oleh Presiden Bashar al-Assad ini

Liga Arab pada awal bulan November telah memutuskan sejumlah langkah di Kairo, Mesir untuk mengakhiri aksi kekerasan yang terjadi di Suriah.

Salah satu keputusannya adalah meminta Suriah mengijinkan 500 pemantau masuk ke sejumlah wilayah di negara itu dan melihat kondisi lapangan ditengah aksi unjuk rasa yang masih berlangsung.

Putusan lainnya yang juga telah dikeluarkan adalah penghentiaan keanggotaan Suriah dari Liga Arab.

Sikap dingin

PBB sebelumnya mengatakan setidaknya ada lebih dari 3500 orang yang tewas akibat kekerasan yang dilakukan oleh pihak keamanan Suriah untuk meredam aksi unjuk rasa.

Presiden Bashar al-Assad mengatakan berulang kali bahwa aksi unjuk rasa ini dilakukan oleh militan dan kelompok gang bersenjata.

"Besok (Jumat) adalah batas akhir bagi Suriah untuk menandatangani kesepakatan itu," kata Perwakilan Mesir untuk Liga Arab, Afifi Abdel Wahab.

"Jika mereka tidak menandatangani, Dewan Ekonomi dan Sosial Liga Arab akan bertemu pada hari Sabtu untuk membicarakan sanksi ekonomi (terhadap negara itu)."

Wahab mengatakan jika sanksi ekonomi itu dijatuhkan maka sanksi tersebut akan meliputi larangan penerbangan komersial ke Suriah dan juga menghentikan transaksi dengan bank sentral Suriah.

Pemerintah Suriah sejauh ini belum menanggapi peringatan Liga Arab ini.

Damaskus sebelumnya memang bersikap keras terhadap rencana pengiriman 500 pemantau ini, mereka meminta agar usulan itu bisa diubah.