Partai Rusia Bersatu raih suara terbanyak pemilu legislatif

Sumber gambar, official website
Diwarnai tuduhan kecurangan, Partai Rusia Bersatu dibawah kepemimpinan Perdana Menteri Vladimir Putin akhirnya dinyatakan sebagai pemenang pemilu parlemen Rusia.
Komisi Pemilu Rusia, Jumat (9/12) waktu setempat, mengumumkan Partai Rusia Bersatu meraih 49% suara, sementara suara sisanya, yaitu 53%, suara harus dibagi tiga partai pesaingnya yang tidak memenuhi ambang batas 5%.
Pengumuman kemenangan Rusia Bersatu ini dibayangi tuduhan kecurangan yang dimunculkan kelompok oposisi dan pengamat internasional.
Bahkan, seperti dilaporkan kantor berita AP, beberapa anggota Komisi Pemilu Rusia bersikap berbeda terhadap hasil penghitungan pemilu.
Anggota Komisi Pemilu Rusia, Yevgeny Kolyushin, mengkritik pelaksanaan pemilu parlemen yang disebutnya menguntungkan partai yang dimpimpin Vladimir Putin.
"Partai Rusia Bersatu diistimewakan dibandingkan partai lain," kata Yefgeny.
Unjuk rasa akan berlanjut
Kelompok oposisi mencatat ada sejumlah pelanggaran dalam pemilu parlemen Rusia, yang disebut condong menguntungkan Partai Rusia Bersatu pimpinan Perdana Menteri Vladimir Putin.
Mantan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, sudah meminta secara terbuka agar digelar pemilihan ulang.
Wartawan BBC di Moskow, Steve Rosenberg, sebelumnya melaporkan kubu oposisi mengatakan pelanggaran antara lain terjadi dalam bentuk pengisian kotak suara maupun tawaran imbalan uang kepada sejumlah pemilih.
Sejak penghitungan hasil pemilu diumumkan awal pekan ini, kelompok oposisi memprotesnya, yang ditandai unjuk rasa ribuan orang di Moskow dan kota-kota besar lainnya.
Unjuk rasa diperkirakan akan berlanjut, setelah hasil pemilu ini diumumkan.
"Rakyat Rusia akan terus turun ke jalan ... karena mereka dirugikan akibat situasi politik sekarang,"kata Yevgeniya Chirikova, pemimpin unjuk rasa, kepada kantor berita Reuters, Jumat (9/12) waktu setempat.
Pihak berwenang membubarkan unjuk rasa dengan paksa dan ratusan demonstran, termasuk beberapa tokoh oposisi, ditangkap.





























