Mesir gelar pemilihan putaran kedua

Sumber gambar, BBC World Service
Rakyat Mesir memberikan suara dalam pemilihan putaran kedua untuk memilih anggota parlemen dan partai-partai berbasis Islam berusaha memperkuat kemenangan mereka dalam pemilihan putaran pertama lalu.
Pemilihan parlemen putaran kedua berlangsung di sembilan daerah termasuk di beberapa distrik luar ibukota Kairo dan juga wilayah-wilayah pedesaan.
Tempat-tempat pemungutan suara dibuka mulai pukul 08.00 waktu setempat dan pemungutan suara kali ini berlangsung selama dua hari. Sejak pagi para pemilih memadati TPS dan pembukaan beberapa TPS sempat tertunda.
Pemilihan putaran kedua didominasi partai-partai Islam, khususnya Partai Keadilan dan Kebebasan milik Ikhwanul Muslimin yang mengantongi 36,6% suara.
Proses pemilihan parlemen Mesir pertama sejak Presiden Husni Mubarak digulingkan ini memakan waktu lama dan rumit. Proses pemilihan baru rampung seluruhnya bulan depan.
Diawasi
Pemilihan bertujuan memilih majelis rendah, yang kemudian akan membentuk komite untuk merancang undang-undang dasar baru.

Sumber gambar, Reuters
Pemilihan sempat terhambat untuk memastikan agar setiap putaran diawasi oleh pihak kehakiman.
Berdasarkan sistem pemilihan yang kompleks di Mesir, dua pertiga dari 498 kursi Majelis Rakyat akan ditentukan atas dasar suara berimbang dengan menggunakan daftar calon yang diajukan partai politik atau aliansi.
Jumlah kursi yang tersisa ditentukan berdasarkan perolehan suara terbanyak dengan ketentuan calon harus memperoleh lebih dari 50% suara.
Setelah pemilihan parlemen, Mesir dijadwalkan menggelar pemilihan presiden pertengahan 2012.





























