'Ledakan bom mematikan' guncang Damaskus

Dua ledakan bom mengguncang ibukota Suriah, Damaskus, demikian laporan stasiun televisi Suriah.
Siaran televisi Suriah menggambarkan ledakan bom tersebut sebagai serangan "teroris".
Laporan awal yang dikutip televisi itu mengungkapkan pelaku peledakan menggunakan kendaraan penuh bahan peledak.
Warga Damaskus yang diwawancarai mengatakan, mereka melihat asap yang membumbung tinggi dari bangunan Partai Ba'ath di pusat kota.
Sejauh ini penyebab ledakan belum dikonfirmasi dan tidak diketahui apakah ada korban dalam ledakan tersebut.
Aksi protes terbaru
Ledakan ini terjadi selang dua hari setelah aksi protes menolak rezim Bashar al-assad telah berlangsung setahun.
Tindak kekerasan di Suriah sejauh ini telah menewaskan lebih dari 8.000 orang, demikian laporan terakhir PBB.
Aksi protes terbaru yang digelar kelompok anti pemerintah kembali pecah pada Jumat (16/03) di sejumlah kota di Suriah, termasuk di pinggiran Damaskus.
Situasi ini memaksa pasukan pemerintah memberlakukan kontrol militer yang ketat, belakangan.
Presiden Assad sejak awal menyatakan bahwa kelompok oposisi sebagai "gerombolan bersenjata" yang berusaha mengacaukan Suriah.





























