Belasan tewas dalam kerusuhan penjara di Honduras

honduras

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Para tahanan dilaporkan memadamkan sendiri api yang membakar penjara.

Setidaknya 13 orang tewas saat kerusuhan terjadi di sebuah penjara di Honduras.

Otoritas setempat mengatakan perkelahian antar tahanan ini terjadi di penjara San Pedro, kawasan utara Honduras, dan sebuah laporan menyebut adanya kebakaran akibat kerusuhan tersebut.

Kepala polisi setempat Yair Messa mengatakan kerusuhan berhasil ditangani, seperti yang dilaporkan kantor berita Associated Press.

Bulan lalu, setidaknya 360 tahanan tewas dalam peristiwa kebakaran di penjara Comayagua. Pemerintah menyebut kebakaran mungkin disebabkan oleh puntung rokok.

Dalam kekerasan terbaru, satu tahanan dilaporkan tewas terpenggal dan kepalanya dibuang di pintu gerbang penjara, sebagaimana dilaporkan media lokal.

"Kerusuhan berhasil ditangani tanpa harus menembakkan senjata api,'' kata Mesa dari dalam penjara.

Melebihi kapasitas

Jose Danilo Flores, ketua pemadam kebakaran setempat mengatakan api yang berkobar di dalam penjara dipadamkan sendiri oleh para tahanan.

Para tahanan tersebut sempat menolak pemadam kebakaran memasuki fasilitas penjara, tambahnya.

Menteri Keamanan Pompeyo Bonilla mengatakan kebakaran di penjara ''sekali lagi menyoroti situasi kritis'' di seluruh penjara negara.

Penjara di Honduras menahan sekitar 13.000 tahanan atau melebihi kapasitas yang hanya berjumlah 8.000

Pemerintah berjanji untuk mereformasi sistem penjara negara tetapi ini adalah pekerjaan yang sangat besar.

Wartawan BBC di Amerika Tengah melaporkan masalah penjara yang dihadapi pemerintah adalah jumlah tahanan yang melebihi kapasitas, pertikaian antar geng kriminal yang letaknya bersebelahan, korupsi dan infrastruktur bangunan penjara yang rusak.