Mobil yang membawa pemantau PBB ditembaki di Suriah

Suriah

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Ketua Operasi Penjaga Perdamaian PBB mengatakan situasi di Suriah adalah perang saudara.

Pemantau PBB mengatakan mereka ditembaki dan terpaksa memutar balik ketika sedang berupaya untuk mencapai kota Haffa di Suriah utara.

Mereka mengatakan lemparan batu menghentikan mereka untuk memasuki Haffa dan ketiga mobil ditembaki pada saat meninggalkan tempat itu.

Seorang juru bicara PBB mengatakan para pemantau memutuskan kondisinya 'tidak aman' dan berbalik untuk meninggalkan pos pemeriksaan terakhir di luar Haffa.

Namun tidak satupun pemantau yang berada dalam mobil terluka.

Di kota itu, para pemberontak dilaporkan dibom oleh pasukan pemerintah Suriah. Kelompok perlawanan mengatakan tank-tank dan helikopter bersenjata ikut digunakan untuk menyerang mereka.

Ditambahkan bahwa para penduduk sipil sudah diungsikan ke pinggiran kota namun kawasan itu juga mendapat serangan dari pasukan pemerintah.

Perang saudara

Sementara itu Ketua Operasi Penjaga Perdamaian PBB, Herve Ladsous, mengatakan kepada para wartawan diKantor Pusat PBBC di New York bahwa Suriah sedang berada dalam keadaan perang saudara.

"Jelas bahwa yang terjadi sekarang adalah pemerintah Suriah kehilangan kendali atas sebagian besar wilayah, beberapa kota yang jatuh ke oposisi, dan mereka ingin merebutnya kembali," tuturnya.

Sebelumnya, Sekjen PBB Ban Ki Moon menegaskan perlunya akses ke Haffa ditengah-tengah laporan yang menyebutkan pasukan pemerintah Suriah sedang membangun kekuatan untuk mengepung kota itu.

Dan utusan khusus PBB dan Liga Arab untuk Suriah, Kofi Annan, dilaporkan sedang berupaya untuk menggelar konferensi internasional terbaru untuk membahas Suriah namun belum ada rincian para peserta konferensi maupun tanggal pelaksanaanya.

Juru bicara Kofi Annan, Ahmad Fauzi, mengatakan Annan sudah meminta agar negara-negara yang memiliki pengaruh atas Suriah 'melipat tanga'n dan mendesak kedua pihak di Suriah mewujudkan rencana perdamaian yang sudah disepakati untuk menghentikan kekerasan.