Prancis serukan PBB wajibkan rencana damai Suriah

Menlu Prancis Laurent Fabius

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Menlu Prancis Laurent Fabius mengatakan ia berharap Rusia dapat menerima usulannya.

Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengatakan ia akan menyerukan Dewan Keamanan (DK) PBB untuk mewajibkan rencana perdamaian Kofi Annan untuk Suriah.

Prancis akan mengajukan usulan perdamaian enam poin yang diajukan Annan diterapkan berdasarkan traktat PBB Bab Tujuh, kata Fabius.

Fabius mengatakan dalam jumpa pers di Paris bahwa konflik di Suriah telah menjadi "perang saudara."

Pernyataan Fabius juga diangkat oleh kepala operasi penjaga perdamaian PBB, Herve Ladsous, hari Selasa.

Traktat PBB Bab Tujuh di Dewan Keamanan memungkinkan operasi didukung oleh pasukan. Tetapi anggota tetap DK PBB, Rusia dan Cina diperkirakan tidak akan menerima usulan itu.

Namun Fabius mengatakan ia berharap Rusia akan menyepakati usulan tersebut.

Yang perlu dilakukan adalah agar "Bab Tujuh diterapkan sehingga rencana Annan menjadi satu kewajiban" kata Fabius.

"Kami tengah mengupayakan hal ini dan berharap langkah ini dapat segera diterapkan," tambahnya.

'Diserbu teroris'

Bulan April lalu, pendahulu Fabius, Alain Juppe, memperingatkan bila rencana perdamaian Kofi Annan gagal maka PBB "harus bergerak ke babak baru" dengan penerapan konkrit rencana perdamaian.

Berdasarkan rencana Annan, semua kekerasan bersenjata harus diakhiri dan semua pihak harus menjamin bantuan kemanusiaan ke semua kawasan yang dilanda pertempuran.

Pemerintah Suriah juga diwajibkan untuk menjamin kebebasan bergerak wartawan dan hak rakyat untuk melakukan demonstrasi secara damai.

Hari Rabu (13/06) pasukan Suriah menguasai kawasan pegunungan barat kota Haffa setelah pertempuran sengit dengan pemberontak.

Media resmi menyebutkan Haffa "diserbu oleh teroris" dan pasukan pemerintah "berhasil memulihkan keamanan."

Tentara Pembebasan Suriah mengatakan mereka menarik mundur pasukan mereka agar penduduk terhindar dari pemboman besar.

Jaringan kelompok antipemerintah, Komite Koordinasi Lokal, melaporkan kekerasan di tempat lain di Suriah hari Rabu (13/06). Jaringan itu mengatakan lima orang tewas akibat pemboman oleh pasukan pemerintah di kota Bosra el-sham di dekat Deraa di selatan.