NATO mengecam penembakan pesawat Turki oleh Suriah

Pesawat Turki

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Salah satu pesawat F-4 Phantom Turki, yang sejenis dengan yang ditembak jatuh Suriah.

NATO mengecam dengan amat keras penembakan pesawat tempur Turki oleh militer Suriah.

Sekjen NATO, Anders Fogh Rasmussen, mengatakan dengan tindakan itu Suriah memperlihatkan ketidakpatuhan atas norma-norma perdamaian dan keamanan internasional.

"Kami menilai tindakan itu tidak bisa diterima dan mengecam sekeras mungkin," tuturnya.

"Perhatian kami dalam masa yang sulit ini adalan kepada awak pesawat Turki yang hilang, keluarga mereka, dan yang mereka cintai. Kami terus mengikuti situasinya dari dekat dengan keprihatian yang serius."

Pernyataan NATO ia sampaikan usai pertemuan para duta besar NATO di Brussels yang digelar atas permintaan Turki sehubungan dengan penembakan pesawat tempurnya oleh Suriah, Jumat 22 Juni.

Untuk kedua kalinya sepanjang 63 tahun sejarahnya, NATO menggelar pertemuan berdasarkan Pasal 4 dalam traktat pendiriannya yang memungkinkan anggotanya meminta pertemuan jika merasa keamanannya terancam.

Peningkatan kewaspadaan

Sementara itu Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, di depan parlemen di Ankara mengatakan tingkat kewaspadaan militer Turki ditingkatkan setelah insiden penembakan pesawat.

Dia mengatakan bahwa jika pasukan Suriah mengancam perbatasan Turki, maka hal itu akan dilihat sebagai ancaman militer.

Pemerintah Ankara berkeras bahwa pesawat tempur F-4 Phantom mereka ditembak jatuh oleh pasukan Suriah ketika berada di wilayah udara internasional.

Namun Suriah menyatakan bahwa pesawat tempur Turki ditembak ketika berada di dalam wilayah udara Suriah.

"Pelanggaran perbatasan jangka pendek tidak bisa menjadi alasan untuk sebuah serangan," tutur Erdogan.

Dia menambahkan bahwa pesawat tempur mereka sedang melakukan penerbangan untuk menguji sistem radar Turki di kawasan Mediterania timur.

Kapal pencari

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Dua awak pesawat Turki yang jatuh masih belum ditemukan.

Bagaimanapun Erdogan menegaskan bahwa pemerintahnya menggunakan pendekatan 'akal sehat' walau tidak bisa diartikan sebagai sebuah kelemahan.

Risiko kestabilan wilayah

Turki sebelumnya sudah menyampaikan pernyataan kepada PBB untuk mengungkapkan keprihatinan atas insiden tersebut, namun tidak mengusulkan tindakan apa pun dalam suratnya.

Dan sejak awal Turki sudah menegaskan pula bahwa mereka tidak menginginkan intervensi militer selain mengharapkan pernyataan dukungan.

Wartawan BBC urusan pertahanan, Jonathan Marcus, melaporkan bahwa pertemuan NATO di Brussels memang lebih merupakan upaya memperlihatkan solidaritas NATO.

Para pejabat Turki sudah berulang kali menyatakan bahwa mereka mengupayakan penyelesaian lewat jalan diplomasi atas insiden penembakan pesawat tersebut.

Bagaimanapun insiden ini, lapor wartawan BBC, bisa dilihat sebagai petunjuk dari potensi dari penyebaran ketidakstabilan di Suriah dan sebelumnya sudah terjadi kontak senjata di Libanon.

Pada sisi lain penembakan pesawat Turki memperlihatkan risiko bahwa negara lain bisa terperangkap ke dalam konflik internal Suriah dengan konsekuensi ketidakstabilan di kawasan yang lebih luas.