Bahasa Arab rumit untuk otak

Bahasa Arab dikenal sebagai salah satu bahasa yang sulit untuk dipelajari.
Namun kini sebuah penelitian dikatakan telah mampu menjelaskan sebab musababnya: kemungkinan karena struktur otak yang kesulitan memilah aksara Arab.
Peneliti di Universitas Haifa, Israel pada awalnya mengira kesulitan yang dialami anak-anak yang ingin belajar bahasa Arab itu dikarenakan dialek Arab yang digunakan di Israel.
Namun setelah melakukan penelitian mereka berkesimpulan akan adanya faktor lain, otak kanan manusia kesulitan memahami kerumitan aksara Arab.
Seperti halnya mereka yang baru pertama kali belajar sesuatu yang baru, pelajar bahasa Arab menggunakan kedua belah otak.
Berdasar penelitian, bahasa Arab cenderung untuk membebani otak kanan secara berlebihan dan memperlambat pembelajaran. Baru kemudian dengan perlahan otak kiri berfungsi dan mengambil alih.
Peneliti di Israel ini menyebut kesulitan utama adalah mengingat jumlah dan posisi titik dalam huruf Arab.
Peneliti berharap penemuan mereka ini akan mempermudah anak-anak untuk belajar bahasa Arab.





























