Menata ulang kalender F1

bahrain

Sumber gambar, a

Keterangan gambar, Sirkuit Sakhir menjadi ajang GP Bahrain
    • Penulis, Andrew Benson
    • Peranan, Wartawan Olahraga BBC di Sirkuit Catalunya

Boss Formula 1 Bernie Ecclestone sedang menimbang untuk memindah GP India yang akan untuk pertama kalinya dilaksanakan agar bisa memasukkan Bahrain dalam kalender tahun ini.

GP Bahrain yang semestinya menjadi pembuka terpaksa ditunda menyusul kerusuhan sosial di negara itu.

Salah satu pilihan adalah menggeser India dari 30 Oktober ke 4 Desember, seminggu setelah GP Brasil yang semestinya menjadi penutup, dan meletakkan Bahrain ditanggal yang semestinya untuk India.

''Kami sedang menimbang. Segala sesuatunya mungkin,'' kata Ecclestone.

''Hingga saat ini saya belum tahu akan bagaimana. Segala sesuatunya masih belum pasti.''

''Saya belum memutuskan. Kita lihat apakah kita harus ke Bahrain.''

Badan otomotif internasional, FIA, akan memutuskan apakah GP Bahrain bisa masuk kalender balap lagi tanggal 3 Juni ini.

Pemerintah negara Teluk itu mengatakan akan mencabut undang undang militer yang mereka terapkan tanggal 1 Juni.

Pihak berwenang menekankan bahwa negara itu mulai normal kembali setelah sempat terguncang kerusuhan sosial bagian dari revolusi Timur Tengah yang disebut Musim Semi Arab.

Sedikitnya 30 orang tewas dalam ptotes sosial yang dilakukan kalangan Syiah tersebut.

Lebih dari 20 orang ditahan dengan dakwaan mencoba menggulingkan pemerintahan monarki Sunni.

Pemerintah Bahrain mendapat kecaman dari berbagai kelompok hak asasi manusia karena cara mereka menangani pengunjuk rasa.