Blatter bantah FIFA alami krisis

Sepp Blatter

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, Sepp Blatter akan menyerahkan keputusan pencalonan kepada kongres FIFA.

Presiden FIFA Sepp Blatter bersikeras mengatakan organisasi yang dipimpinnya tidak mengalami krisis, meskipun tengah menhadapi sejumlah tuduhan kasus korupsi yang dapat merusak citranya.

"Sepakbola tidak dalam keadaan krisis, hanya mengalami masa sulit," kata Blatter.

Blatter menolak saran dari pemerintah Inggris dan lainnya, yang menyebutkan pemilihan presiden organisasi itu harus ditunda.

Pada pekan lalu, Menteri Olahraga Inggris Hugh Robertson meminta agar pemilihan presiden FIFA ditunda, menyusul situasi organisasi itu, dan hanya satu kandidat Presiden FIFA.

"Jika pemerintah mencoba melakukan intervensi , maka ada sesuatu yang salah," kata dia. "Jika seseorang ingin mengubah sesuatu berkaitan dengan pemilihan ataupun kongres pada Rabu nanti, mereka harus anggota FIFA," tambah Blatter.

"Perubahan tidak dapat dilakukan oleh komite eksekutif, tidak dapat dilakukan oleh otoritas diluar FIFA - hanya kongres yang dapat melakukannya.

"Kongres yang akan memutuskan saya merupakan kandidat yang syah atau tidak," kata dia.

Blatter mengatakan FIFA cukup kuat untuk mengatasi masalah internal yang tengah dihadapinya.

Tidak seperti biasa, Blatter tampil seorang diri dalam konferensi pers yang digelar di Zurich, dan mengeluarkan pernyataan seputar masalah yang tengah dihadapi organisasi yang dipimpinnya.

Dalam pemilihan presiden FIFA, Blatter merupakan satu-satunya calon, sementara calon lainnya Mohamed Bin Hammam yang merupakan Presiden Konfederasi Sepakbola Asia AFC, mengundurkan diri dari pencalonan, karena tuduhan memberikan tawaran insentif terhadap anggota Persatuan Sepakbola Karibia. Komite etik FiFA memutuskan untuk menskors Hamman.

Pekan lalu para pejabat Piala Dunia Qatar 2022 membantah tuduhan bahwa mereka menyuap untuk mendapatkan suara dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia. Tuduhan itu diterbitkan oleh surat kabar The Sunday Times.