Bahrain terima tak jadi tuan rumah F1

Formula 1 di Bahrain

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Bahrain menghormati keputusan bahwa balap Formula 1 batal diadakan di negara itu

Penyelenggara Formula 1 Grand Prix di Bahrain mengatakan mereka menerima kenyataan bahwa balap bergengsi itu tidak akan diadakan di negaranya akhir Oktober.

Balap di Bahrain semula akan dijadwalkan diadakan pada Maret 2011 sebagai seri pertama Formula 1, tetapi dibatalkan karena pergolakan politik dalam negeri dan kemudian digeser ke bulan Oktober.

"Meski Bahrain akan senang bila Grand Prix jadi diadakan pada 30 Oktober, kini sudah ditegaskan bahwa balap ini tidak bisa dilangsungkan dan kami sepenuhnya menghargai keputusan itu," kata kepala sirkuit Bahrain Zayed Alzayani.

Dalam pernyataan tertulis Alzayani mengatakan pihaknya ingin tetap berperan.

"Kami menginginkan peran positif dan konstruktif di Formula 1 sebagaimana sebelumnya. Oleh karena itu, demi kebaikan olahraga ini, kami tidak akan mendesak penjadwalan ulang musim balap," tambahnya.

Tuan rumah 2012

Bos Formula 1 Bernie Ecclestone awal pekan ini menegaskan balap di Bahrain tidak bisa dilaksanakan karena tim-tim peserta keberatan. Perubahan jadwal balap harus disetujui secara aklamasi oleh semua tim.

Para tim peserta menulis surat keberatan kepada Federasi Otomotif Dunia dan kepada bos Formula 1.

Keberatan juga disuarakan oleh para aktivis hak asasi manusia dan hampir 500.000 orang menandatangani petisi untuk memboikot balap Formula 1 di Bahrain menyusul bentrokan antara aparat keamanan dan warga dalam protes prodemokrasi di sana yang menewaskan sedikitnya 20 orang.

Sirkuit Sakhir di Bahrain juga dijadwalkan akan menjadi tuan rumah balap Formula 1 seri pertama tahun 2012, tetapi belum jelas apakah balap tersebut bisa dilaksanakan sebagaimana yang direncanakan.

Namun Alzayani mengatakan, "Kami menantikan untuk menyambut tim, para pembalap, dan pendukung kembali ke Bahrain tahun depan."