Mark Webber tercepat saat latihan di Silvertone

Sumber gambar, AFP
Pembalap Red Bull, Mark Webber mencatat waktu tercepat di sesi latihan GP Inggris di tengah kondisi sirkuit yang basah di Silverstone.
Mark Webber -yang memenangkan GP Inggris ini tahun lalu- mencatat waktu tercepatnya di sesi latihan pagi hari sementara di siang hari ganti Felipe Massa dari Ferrari yang tercepat tetapi dengan 3,3 detik lebih lambat dari waktu Mark Webber.
Kondisi basah ini menyebabkan uji coba tim F1 untuk melihat pengaruh perubahan peraturan terhadap mobil mereka tidak bisa maksimal.
Penyelenggara F1 memutuskan untuk melarang penggunaan semacam knalpot tambahan yang bisa digunakan untuk menciptakan daya tekan ke bawah tambahan guna mendorong mobil untuk lebih stabil atau downforce.
Dan aturan ini untuk pertama kalinya mulai diberlakukan di Silvertone.
Fernando Alonso dari Ferrari mengatakan: ''Semua orang akan mengalami gangguan, tetapi tentu saja tidak ada tahu tim mana yang akan paling merasakan dampaknya.''
Rekan satu tim Alonso, Felipe Massa yang mencatatkan waktu tercepat di sesi latihan siang menambahkan: ''Kami tahu telah kehilangan sedikit downforce ketika mengerem (karena peraturan yang sekarang berlaku), tetapi hari ini tidak masalah karena kami tidak mengerem seperti kalau kondisi kering.''
Masih diperdebatkan
Peraturan di tengah musim ini membuat semua tim harus mencari cara baru untuk untuk mendapatkan downforce yang hilang itu.
Red Bull mengecat hijau terang ekor mobilnya untuk melihat aliran udara setelah tidak ada lagi knalpot tambahan.
McLaren menggunakan sayap belakang baru dan bahkan meminta Lewis Hamilton untuk menggunakan ban kering di tengah situasi basah untuk mendapatkan data ketika mobil dipacu dalam kondisi kering.
Perdebatan mengenai peraturan itu sendiri masih terus berlangsung, walau mobil sudah turun ke sirkuit dalam sesi latihan.
Renault yang mesinnya juga dipakai oleh Red Bull masih menuntut agar perubahan peraturan oleh FIA itu dicabut.





























