Monako tersulit sekaligus paling ditunggu

monako
Keterangan gambar, GP Monako menuntut konsentrasi total tanpa henti dan rawan kecelakaan.

Akhir pekan ini adalah akhir pekan Grand Prix Monako. Selalu ditunggu oleh penggemar maupun pembalap Formula 1 sendiri.

Sirkuit Monako merupakan salah satu yang tersulit dan paling menantang dalam kalender balap F1. Tak ada tempat yang lebih bagus bagi pembalap untuk memamerkan kemampuan mereka.

Sirkuit ini menuntut yang terbaik dari pembalap baik dari segi mental maupun fisik.

Konsentrasi total

GP Monako merupakan balapan yang panjang di sirkuit yang sangat pendek. Semua pembalap dituntut untuk berkonsentrasi total 100% di setiap tikungan tanpa kecuali selama 78 putaran.

Tidak ada waktu sedikitpun untuk sekadar menghela nafas.

Ambillah contoh Silverstone sebagai bandingan. Sirkuit di Inggris itu sebenarnya tak kalah menantang misalnya. Tetapi di lintasan-lintasan lurusnya anda bisa sedikit mengendurkan ketegangan.

Di Monako, yang namanya lintasan lurus tidak benar-benar lurus dan begitu pendek. Tak ada waktu untuk istirahat.

Dindingnya juga begitu dekat sehingga tak ada toleransi untuk berbuat kesalahan. Kecuali anda ingin berhenti membalap sebelum waktunya.

Lintasannya juga sangat tidak rata (bumpy), yang berarti sangat berat secara fisik untuk pembalap. Tidak bisa tidak, pembalap harus sangat tangguh secara fisik.

Sirkuit ini kalau layout-nya atau tata ruangnya dijiplak persis ke tempat lain, semua penghalang-penghalangnya dihilangkan dan diganti area keamanan yang lebih luas, tetap saja akan menjadi sirkuit paling menantang di Formula 1.

Tikungan khas

Semua tikungan di Monako sulit. Tetapi tikungan pertama di dekat kolam renang pastilah yang paling sulit di antara semuanya.

Ini tikungan yang menyediakan kemungkinan memacu kencang mobil. Di babak kualifikasi mobil bisa dipacu di gigi lima dengan kecepatan sekitar 150 mil per jam atau sekitar 225 km per jam.

Sangat mengesankan untuk bisa melakukannya. Tak ada toleransi kesalahan sedikitpun. Salah sedikit mobil anda akan berputar.

Lolos dari situ anda harus menarik nafas dalam-dalam karena anda harus dengan segera menginjak rem dalam-dalam karena ada belokan kedua di sisi lain kolam renang, dan gigi persneling harus pindah dari lima kedua dalam kejapan mata.

Anda harus super hati-hati di tikungan sekitar kolam renang ini di lomba yang sesungguhnya.

Persoalan lain adalah understeer atau ketika setir sudah anda belokkan tetapi mobil tidak ikut menikung.

Ini persoalan besar di Monako. Karena sirkuit yang berkelok-kelok dan sempit, sementara anda dituntut untuk mengubah arah mobil dengan cepat di sebuah kecepatan yang amat tinggi. Sangat gampang untuk bikin salah perhitungan di tikungan.

Yang menyenangkan adalah atmosfir Monako selalu luar biasa. Tidak ada balapan yang sepadan dengan Monako. Tidak juga Singapura. Monako itu bersejarah dan penting untuk F1.