Demi Liburan Lancar, Wisatawan China Sewa Ambulans Terobos Macet
Wisatawan China sewa ambulans untuk terobos kemacetan saat liburan. Aksi ini ilegal dan tuai kontroversi karena menyalahgunakan fasilitas darurat.

Demi kelancaran liburan, sejumlah wisatawanChina dilaporkan menyewa ambulans untuk menerobos kemacetan lalu lintas. Insiden ini terjadi di jalan sepanjang 117 km yang menghubungkan China dengan daerah terpencil Medog di wilayah pegunungan barat negara tersebut. Aksi ini dianggap ilegal karena ambulans seharusnya digunakan untuk keperluan darurat medis, bukan untuk kepentingan pribadi guna menghindari kemacetan.
Berita ini telah menjadi viral di media sosial dan menimbulkan kontroversi publik. Peristiwa serupa juga dilaporkan terjadi di tempat lain di China, di mana ambulans, bahkan yang diduga palsu, digunakan oleh wisatawan untuk menerobos kemacetan dengan menyalakan sirine. Pihak berwenang telah mengambil tindakan terhadap perilaku ini, yang dianggap melanggar aturan dan membahayakan keselamatan publik.
Penyalahgunaan fasilitas ambulans ini menjadi sorotan tajam di tengah upaya pemerintah China meningkatkan kualitas layanan publik dan ketertiban sosial. Kasus ini juga memicu perdebatan tentang etika dan tanggung jawab wisatawan dalam menjaga ketertiban selama berlibur.
Ambulans Ilegal Terobos Jalan Wisata
Sebuah tim tanggap darurat di China dilaporkan telah melakukan aktivitas yang ilegal. Tim yang menggunakan ambulans tersebut secara tidak sah menggunakan sirene dan lampu kilat. Tujuannya bukan untuk alasan keadaan darurat, tetapi membuat jalanan area wisata menjadi bebas hambatan demi tujuan mereka tiba di lokasi wisata.
Insiden itu terjadi di jalan sepanjang 117 km yang menghubungkan seluruh China dengan daerah terpencil Medog di daerah otonom pegunungan di bagian barat negara itu. Medog dulunya dikenal sebagai daerah tanpa jalan terakhir di China karena kondisi geologisnya yang sulit sebelum jalan raya dibuka pada tahun 2013.
Jalan itu telah populer di kalangan wisatawan di seluruh negeri karena pemandangan indah di sepanjang rutenya. Pada tanggal 12 Mei, seorang penggemar wisata berkendara dari provinsi Shandong di China timur mengunggah video daring yang mengkritik tim ambulans karena menggunakan sirene mereka untuk membersihkan jalan di jalan raya.
Pria itu, yang menggunakan nama pengguna @dayangdelutu, mengatakan jalan raya itu hanya mengizinkan mobil dengan nomor plat genap untuk melaju ke arah daerah Medog pada hari yang dimaksud karena kondisi jalan yang sulit. Tidak lama setelah mereka sampai di jalan raya, mereka melihat ambulans, dengan lampu menyala dan sirene menyala, datang dari belakang.
Kritik Pengguna Media Sosial
Unggahan video tersebut dengan cepat menyebar di media sosial China, memicu gelombang kritik dan kecaman terhadap tindakan tidak bertanggung jawab tersebut. Banyak warganet yang mengecam penyalahgunaan ambulans untuk kepentingan pribadi, sementara yang lain menuntut tindakan tegas dari pihak berwenang.
Salah seorang warganet menulis, "Ini adalah tindakan yang sangat egois dan tidak menghormati orang lain. Ambulans seharusnya digunakan untuk menyelamatkan nyawa, bukan untuk menghindari kemacetan." Komentar lain menambahkan, "Pihak berwenang harus menyelidiki kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku."
Kasus ini juga menyoroti masalah kurangnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap penggunaan ambulans di China. Beberapa pihak menduga bahwa ada oknum yang terlibat dalam praktik ilegal ini, sehingga memungkinkan para wisatawan untuk menyewa ambulans dengan mudah.
Tindakan Pemerintah dan Imbauan
Menanggapi kontroversi yang berkembang, pihak berwenang setempat telah berjanji untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus ini. Mereka juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan segala bentuk penyalahgunaan ambulans kepada pihak yang berwajib.
Pemerintah China juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan ambulans yang benar. Ambulans hanya boleh digunakan dalam situasi darurat medis yang mengancam nyawa, bukan untuk kepentingan pribadi atau menghindari kemacetan.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486894/original/038889000_1769638245-Napoli_s_Antonio_Vergara_chelsea.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486897/original/092681900_1769639051-Korban_keracunan_massal_di_Cianjur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486810/original/034935000_1769609668-Foto2.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5342712/original/038739300_1757399162-PHOTO-2025-09-08-18-15-00__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477135/original/034018900_1768809759-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478865/original/037928200_1768955017-PHOTO-2026-01-20-18-28-26.jpg)


















