Berita Update

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Perluas Jangkauan Layanan, BGR Logistik Buka Kantor Baru Area Madura

Kehadiran Kantor Area Sumenep akan memperkuat hubungan dengan pelanggan dan mitra usaha di wilayah Madura.

{{caption}}
Menteri PU Klaim Tak Ada Lagi Daerah Terisolasi di Sumatra Pasca Bencana Banjir

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa saat ini tidak ada lagi wilayah yang terisolasi di Pulau Sumatera.

{{caption}}
Pemerintah Belanda Terbitkan Buku Panduan Bertahan Hidup, Begini Isinya

Pemerintah Belanda mendistribusikan buku panduan tentang cara bertahan hidup selama 72 jam pertama kepada setiap rumah tangga.

{{caption}}
Indonesia Bisa Contek India Soal Keselamatan Lalu Lintas, Soal Apa?

Penerapan teknologi keselamatan seperti ABS menjadi relevan dan krusial.

{{caption}}
Tanggul Kalimalang Jebol, Ratusan Keluarga Teluk Jambe Terendam Banjir

Warga diimbau untuk mengamankan kendaraan dan barang berharga ke lokasi yang lebih tinggi agar tidak mengalami kerugian lebih lanjut.

{{caption}}
Tak Perlu Obat Mahal, Ini 9 Cara Alami Redakan Batuk dengan Cepat

Berikut ini ada sembilan cara alami yang efektif untuk meredakan batuk dengan cepat dan mudah dilakukan.

{{caption}}
Haidilao Group Buka Gerai Pertama Shabu & Grill Halal Autentik Lewat Sizzling di Supermall Karawaci

Konsep unik ini memberikan sensasi "Sizzling" yang santai, ramah di kantong, dan sepenuhnya bersertifikasi halal.

{{caption}}
Deputi BP Batam Dorong Pembentukan FTZ di Papua untuk Percepatan Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Fary menegaskan bahwa ketiadaan kebijakan area perdagangan bebas menjadi salah satu faktor utama rendahnya realisasi investasi di Papua Barat.

{{caption}}
Menteri PU: Pemulihan Pascabencana Sumatra Butuh 3 Tahun

Dody menerangkan, lamanya waktu pemulihan dipengaruhi oleh beragam pekerjaan infrastruktur yang terdampak, mulai dari sektor jalan dan jembatan.

{{caption}}
Operasi Jaringan Israel di Media Sosial buat Jatuhkan Rezim Islam di Iran

Penelusuran terhadap sumber interaksi serta pola penyebaran tagar tersebut mengungkap bahwa kampanye digital ini tidak tumbuh secara organik dari dalam Iran.

Trending Now