Tren Baju Lebaran 2026, Gamis Berompi dan Gamis Gacor sedang Hits
Tren baju lebaran untuk tahun 2026 lebih banyak didominasi oleh warna-warna pekat, seperti burgundy, meskipun terdapat juga pilihan warna pastel.

Lebaran akan dirayakan dalam waktu kurang dari dua bulan, sehingga para pedagang mulai mengantisipasi dengan menawarkan berbagai model baju lebaran. Salah satu tren baju lebaran yang populer di tahun 2026 adalah gamis dengan aksen rompi atau vest yang terinspirasi dari media sosial, terutama TikTok.
Selain itu, model Maroko dengan potongan yang menyerupai sayap kelelawar juga menjadi favorit karena fleksibilitasnya, sehingga dapat dipakai oleh berbagai kalangan usia.
Angli, seorang karyawan di Noni Butiq, menjelaskan bahwa model ini sangat laris. "Di tempat kita, model Maroko adalah yang paling laku... banyak diminati mulai dari kalangan ibu-ibu hingga anak muda karena desainnya yang menarik dan motifnya yang bagus," kata Angli saat ditemui di Thamrin City pada Selasa (13/1), sebagaimana dilansir oleh Lifestyle Liputan6.com.
Kreativitas produsen dalam memodifikasi model lama menjadi sesuatu yang baru sangat berpengaruh terhadap daya saing mereka di pasar. Selain model Maroko, istilah "Gamis Gacor" mulai banyak dikenal di kalangan Gen Z.
Berbeda dengan selera orang tua yang cenderung memilih model konvensional, anak muda lebih menyukai gamis yang memiliki banyak lapisan atau layering.
"Selera orang tua berbeda dengan anak muda atau Gen Z sekarang yang lebih suka model yang lebih rumit atau berlapis-lapis. Di tempat kami, ada yang disebut Gamis Gacor," jelas Angli.
Untuk konsumen yang lebih dewasa, model "tumpak" atau gamis dengan potongan dua tingkat yang menyerupai rok di bagian bawah menjadi pilihan yang unik namun tetap berkelas. Kehadiran tunik juga melengkapi tren ini karena sifatnya yang multifungsi, cocok untuk berbagai acara formal lainnya.
Perubahan Tren Lebaran 2026

Pasar busana Muslim di Thamrin City menunjukkan dinamika yang menarik dengan munculnya tren baju lebaran 2026. Secara umum, terdapat dua tren yang saling berlawanan, yaitu busana yang memberikan kesan mewah dengan detail yang ramai dan busana berpotongan minimalis.
Mimin, seorang karyawan di Toko Madami, mencatat, "Hingga saat ini belum ada pergeseran gaya yang terlalu radikal dibanding tahun sebelumnya, namun fokus utama pelanggan adalah pada detail yang mencolok." Koleksi yang dianggap unik dan tidak "pasaran" menjadi incaran utama karena setiap pembeli ingin merasakan keistimewaan di hari raya. Meskipun ada keinginan untuk tampil simpel, detail pakaian tetap menjadi elemen penting.
Di Toko Madami, pelanggan justru lebih memilih busana dengan detail yang ramai dan menjauhi gaya minimalis. Sementara itu, pelanggan di Noni Butiq mulai beralih ke gaya yang lebih sederhana.
"Kalau 2026 lebih ke minimalis. Kebanyakan orang tidak mau yang terlalu ribet, jadi kebanyakan pilih yang minimalis," jelas Angli.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kecenderungan untuk memilih kesederhanaan, kebutuhan akan keunikan dan detail tetap mendominasi pilihan di kalangan pembeli. Dengan demikian, pasar busana Muslim mencerminkan berbagai preferensi yang beragam di kalangan konsumen.
Warna Tren Baju Lebaran

Tahun 2026 akan menjadi tahun yang menarik dalam dunia mode, di mana warna-warna yang kontras akan menjadi sorotan. Di satu sisi, warna gelap seperti burgundy dan cokelat mahogani diprediksi akan menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tampil mewah dan berani. Warna-warna ini memberikan kesan eksklusif dan sangat cocok jika dipadukan dengan aksen yang berkilau atau payet.
Di sisi lain, warna pastel yang lembut juga tetap memiliki penggemar setia. Angli mengungkapkan bahwa permintaan tertinggi saat ini lebih condong kepada warna-warna cerah.
"Kebanyakan lagi meminati warna baby pink dan baby blue. Warna itu lebih cocok ke semua warna kulit dan terlihat lebih terang kalau difoto," ujarnya.
Pemilihan warna ini sangat dipengaruhi oleh motif yang menyertainya. Motif floral dan detail bordir masih menjadi pilihan favorit konsumen karena memberikan sentuhan estetis yang mendalam. Bordir, khususnya, dianggap lebih unggul dibandingkan dengan motif etnik karena efek timbulnya yang memberikan tekstur nyata pada kain.
Kombinasi antara warna berani seperti burgundy dengan bordir yang rumit, atau warna pastel dengan potongan minimalis, menciptakan spektrum pilihan yang luas bagi masyarakat. Dengan variasi ini, setiap orang dapat menemukan gaya yang sesuai dengan kepribadian mereka, menjadikan tahun ini sebagai tahun yang penuh warna dan kreativitas dalam fashion.
Utamakan Bahan Berkualitas, Prioritaskan Kenyamanan di Atas Segalanya

Di balik daya tarik model dan warna, kualitas material tetap menjadi faktor utama bagi para pembeli busana Lebaran 2026. Bahan seperti katun, sutra, dan katun bordir katbol (katun bolong) menjadi pilihan yang paling banyak dicari di pasar.
Konsumen saat ini lebih selektif dan bersedia membayar lebih untuk mendapatkan kenyamanan yang lebih baik. Hal ini sangat penting, mengingat aktivitas Lebaran yang melibatkan banyak kunjungan ke rumah kerabat. Angli menekankan pentingnya aspek ini dengan mengatakan,
"Kalau harga murah tapi bahannya tidak bagus, mereka tidak mau. Jadi lebih mementingkan kenyamanan dan kualitas... kita sudah lapisi dengan furing yang bagus supaya tidak gerah," jelas dia.
Bahan katbol, yang memiliki karakteristik berlubang, menjadi favorit di kalangan orang dewasa karena memberikan sirkulasi udara yang optimal. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp200.000 hingga mencapai Rp800.000 untuk kualitas impor terbaik.
Mimin dan Angli menyarankan agar konsumen tidak hanya fokus pada tren, tetapi juga mempertimbangkan daya tahan bahan. Mimin dari Toko Madami memberikan saran singkat namun bermakna bagi para pembeli.
"Dalam memilih busana Lebaran, disarankan untuk mengutamakan kenyamanan bahan... pilihlah bahan yang enak dipakai dan nyaman untuk bergerak," katanya. Dengan memilih bahan yang tepat, penampilan yang "wah" akan tetap terasa menyenangkan sepanjang hari.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426791/original/024464800_1764317618-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474833/original/037141600_1768537981-relawan_Kemenkes_memeriksa_seorang_anak_di_Aceh_Tamiang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472056/original/042066600_1768308394-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474804/original/008014000_1768536617-KPK-periksa-Wakil-Ketua-DPRD-Jabar-Ono-Surono-150126-fah-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5438402/original/085115900_1765288807-1000630242.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474753/original/098025100_1768534273-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_10.18.36.jpeg)

















