Bupati Bogor Rudy Susmanto Luruskan Kabar Ratusan Korban di Tambang Pongkor
Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan klarifikasi mengenai kabar ratusan korban di insiden tambang Pongkor, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan hanya kesalahpahaman.

Bupati BogorRudy Susmanto dengan tegas meluruskan informasi yang beredar mengenai adanya ratusan korban dalam insiden kemunculan asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kabar tersebut sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, namun Rudy memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun terjebak.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan setempat dan manajemen PT Antam segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk memverifikasi kebenaran informasi yang simpang siur. Langkah ini diambil untuk memastikan data yang valid dan menenangkan masyarakat dari berita yang tidak akurat.
Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pihak Antam menggelar rapat di Koramil Nanggung pada Rabu (14/1) untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya. Pertemuan ini menjadi krusial dalam menyajikan fakta yang jelas kepada publik.
Meluruskan Angka "700" dan Ketiadaan Korban di Tambang Pongkor
Bupati Rudy Susmanto menjelaskan bahwa angka "700" yang sempat beredar luas di masyarakat bukanlah merujuk pada jumlah korban, melainkan merupakan istilah untuk level atau portal kerja di dalam area tambang. "Yang dimaksud itu adalah level 700, bukan ada 700 orang terjebak. Ini yang perlu kami luruskan supaya masyarakat tidak panik," tegas Rudy.
Pihak PT Antam juga mengonfirmasi bahwa seluruh pekerja perusahaan berada dalam kondisi aman setelah berhasil dievakuasi dari area yang terdampak asap. General Manajer PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, menyatakan, "Tidak ada karyawan Antam yang terjebak ataupun menjadi korban. Aktivitas di area yang terdampak kami hentikan sementara sesuai prosedur keselamatan."
Meskipun demikian, Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah akan tetap menelusuri kebenaran apabila terdapat informasi lain di luar aktivitas resmi PT Antam. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan transparansi dan keamanan di seluruh area pertambangan.
Respon Cepat Pemerintah Daerah dan Antam Terhadap Insiden Asap
Peristiwa yang sebenarnya terjadi adalah kemunculan asap di salah satu level tambang sekitar pukul 00.30 WIB, saat tidak ada aktivitas penambangan resmi yang sedang berlangsung. Kejadian ini memicu respon cepat dari berbagai pihak terkait.
Pemerintah Kabupaten Bogor segera menyiapkan langkah antisipasi dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ambulans, serta personel terkait begitu menerima informasi awal adanya dugaan korban. "Semua kami siapkan karena awalnya kami juga menerima informasi ada korban. Tapi, setelah diverifikasi bersama Antam dan aparat, dipastikan tidak ada satu pun karyawan Antam yang menjadi korban," kata Rudy.
Langkah sigap ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana dan memastikan keselamatan warga serta pekerja. Koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan pihak perusahaan menjadi kunci dalam penanganan insiden ini.
Penegasan Aparat Keamanan dan Investigasi Berlanjut
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto turut memastikan bahwa tidak ada ledakan di area pertambangan emas Pongkor, sebagaimana kabar yang sempat beredar di masyarakat. "Yang terjadi adalah munculnya asap di salah satu level tambang dan sudah ditangani oleh pihak Antam. Tidak ada ledakan dan tidak ada pekerja Antam yang menjadi korban," jelas Kapolres.
Hingga saat ini, sumber pasti kemunculan asap masih dalam tahap penelusuran. Tim belum dapat masuk ke area tambang sebelum kadar gas di dalamnya benar-benar berada pada tingkat aman. Proses investigasi ini penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Penegasan dari aparat keamanan ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran publik dan menghentikan penyebaran informasi yang tidak benar. Fokus utama saat ini adalah penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti insiden asap tersebut.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5158422/original/012721900_1741665141-kata-kata-untuk-stop-bullying.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)












