Kolaborasi Pemkot Ambon dan TP PKK Maluku Perkuat Penanganan Stunting Lewat Penilaian Lomba
Pemerintah Kota Ambon dan TP PKK Maluku bersinergi aktif dalam upaya penanganan stunting Ambon melalui lomba keluarga sehat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menurunkan angka stunting dan membangun keluarga tangguh.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Tim Penggerak PKK (TP PKK) Maluku memperkuat sinergi dalam upaya penanganan stunting. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pelaksanaan Penilaian Lomba Keluarga Sehat, Tanggap, Tangguh Bencana, dan Stunting. Kegiatan penting ini berlangsung di Kantor Desa Hunuth pada Jumat, 22 November.
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dan Ketua TP PKK Maluku Maya Beby Lewerissa turut hadir dalam acara tersebut. Penilaian lomba ini menjadi langkah strategis untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas keluarga. Tujuannya adalah menurunkan angka stunting yang menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa.
Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa stunting adalah kategori bencana yang harus dihadapi bersama dengan kesiapsiagaan penuh. Kehadiran Ketua TP PKK Maluku memberikan semangat baru bagi semua pihak. Hal ini mendorong upaya berkelanjutan dalam membangun keluarga tangguh dan sehat di Ambon.
Stunting sebagai Bencana dan Peran Kolaborasi Pemerintah
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara tegas menyatakan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan biasa, melainkan sebuah bencana. "Stunting adalah kategori bencana yang harus kita hadapi bersama dengan penuh kesiapsiagaan," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi penanganan stunting Ambon yang membutuhkan pendekatan komprehensif.
Kegiatan Penilaian Lomba Keluarga Sehat, Tanggap, Tangguh Bencana, dan Stunting ini menjadi salah satu instrumen evaluasi penting. Lomba ini sekaligus berfungsi sebagai upaya kolektif untuk membangun keluarga yang sehat dan berdaya. Tujuannya adalah untuk menekan angka stunting di seluruh wilayah Maluku, khususnya di Ambon.
Pemkot Ambon memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran tim penilai serta Ketua TP PKK Maluku. Dukungan ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam mengatasi masalah gizi buruk pada anak. Desa Hunuth, yang menjadi lokasi penilaian, juga disebut telah terbukti tangguh menghadapi berbagai bencana sosial.
Peran Strategis TP PKK dalam Peningkatan Kesehatan Masyarakat
Ketua TP PKK Maluku, Maya Beby Lewerissa, menekankan bahwa pembangunan keluarga adalah fondasi utama dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Ia menyoroti peran krusial para kader PKK sebagai garda terdepan pemberdayaan. Kader-kader ini bekerja langsung di tingkat desa dan kelurahan untuk memastikan kesejahteraan keluarga.
Menurut Maya, kesehatan masyarakat hanya dapat tercapai apabila setiap keluarga memiliki lingkungan yang sehat dan menerapkan perilaku hidup yang baik. "Kader PKK adalah pelaksana utama yang memastikan peningkatan kesejahteraan keluarga di desa dan kelurahan," katanya. Peran mereka sangat vital dalam edukasi dan implementasi program kesehatan.
Maya Beby Lewerissa berharap bahwa kegiatan penilaian lomba ini dapat direplikasi di wilayah lain. Replikasi ini diharapkan menjadi model efektif untuk peningkatan kesehatan masyarakat secara luas. Hal ini juga akan mempercepat upaya penurunan stunting di seluruh provinsi Maluku.
Dukungan Penuh Menuju Generasi Emas 2045
Pemkot Ambon menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program yang dijalankan oleh TP PKK. Dukungan ini bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang tangguh dan sehat. Keluarga tangguh ini dipandang sebagai fondasi penting bagi terciptanya Generasi Emas Ambon dan Maluku 2045.
Tantangan pembangunan saat ini tidak hanya terbatas pada bencana alam atau sosial, tetapi juga mencakup ancaman serius seperti stunting. Penanganan stunting Ambon menjadi prioritas untuk memastikan pertumbuhan optimal anak-anak. Hal ini penting demi masa depan bangsa yang lebih cerah.
Kolaborasi antara Pemkot Ambon dan TP PKK Maluku diharapkan terus berlanjut dan semakin kuat. Sinergi ini akan menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target penurunan stunting. Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia di Maluku dapat meningkat secara signifikan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475789/original/083728200_1768652285-113192.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475773/original/014572800_1768649118-Pesawat_ATR_42-500.png)






















