Kondisi Pedro Neto Diragukan, Chelsea Hadapi Wolves dengan Badai Cedera
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, belum bisa memastikan kondisi Pedro Neto jelang laga kontra Wolves, sementara badai cedera menghantam The Blues.

Menjelang pertandingan pekan ke-11 Liga Inggris musim 2025/2026, Chelsea menghadapi ketidakpastian terkait kondisi salah satu pemain kuncinya, Pedro Neto. Pelatih The Blues, Enzo Maresca, menyatakan bahwa keputusan akhir mengenai kebugaran Neto untuk laga melawan Wolves di Stamford Bridge pada Minggu (11/9) pukul 03.00 WIB masih menunggu hasil latihan terakhir. Ketidakpastian ini menambah daftar panjang masalah cedera yang sedang melanda skuad Chelsea.
Pedro Neto sebelumnya telah absen dalam satu pertandingan karena cedera otot, yakni saat Chelsea bermain imbang 2-2 melawan Qarabag di Liga Champions. Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi Maresca, mengingat pentingnya peran Neto dalam strategi tim. Tim medis dan pelatih terus memantau perkembangan pemain tersebut untuk memastikan ia siap kembali ke lapangan.
Pertandingan ini juga menjadi krusial bagi Chelsea untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Liga Inggris. Saat ini, The Blues berada di peringkat ketujuh dengan 17 poin, unggul jauh dari Wolves yang terdampar di dasar klasemen dengan hanya dua poin. Kemenangan akan sangat berarti untuk menjaga momentum dan ambisi Chelsea di liga.
Kondisi Terkini Pedro Neto dan Keputusan Enzo Maresca
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, memberikan pembaruan mengenai kondisi Pedro Neto yang masih diragukan untuk tampil melawan Wolves. Neto, yang sebelumnya absen karena cedera otot, telah menjalani sesi latihan individu dan akan mencoba bergabung dengan tim pada sesi latihan terakhir. "Pedro menjalani sesi latihan kemarin bersama fisioterapis di lapangan, dan hasilnya bagus. Hari ini dia akan mencoba berlatih bersama kami, lalu kami akan ambil keputusan akhir apakah dia bisa bermain melawan Wolves," kata Maresca.
Keputusan mengenai partisipasi Pedro Neto akan sangat bergantung pada respons tubuhnya selama latihan bersama tim. Kondisi fisiknya menjadi prioritas utama bagi staf pelatih untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah. Kehadirannya tentu akan memberikan dorongan signifikan bagi lini serang Chelsea yang membutuhkan kreativitas dan kecepatan.
Maresca dan tim medis akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah sesi latihan terakhir. Mereka akan mempertimbangkan semua aspek, termasuk tingkat kebugaran, risiko cedera ulang, dan kebutuhan taktis tim. Harapannya, Pedro Neto dapat segera kembali memperkuat The Blues dalam pertandingan penting ini.
Badai Cedera Melanda Skuad The Blues
Selain Pedro Neto, Chelsea juga menghadapi badai cedera yang cukup parah menjelang laga kontra Wolves. Beberapa pemain kunci dipastikan absen atau masih dalam proses pemulihan. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Enzo Maresca dalam meracik strategi dan menentukan susunan pemain terbaik.
- Levi Colwill: Dipastikan absen karena cedera lutut.
- Dario Essugo: Tidak bisa bermain akibat cedera paha.
- Cole Palmer: Masih dalam proses pemulihan dari cedera pangkal paha, kondisinya terus dipantau.
- Benoit Badiashile: Belum siap kembali setelah mengalami cedera otot.
- Romeo Lavia: Ditarik keluar pada menit-menit awal laga imbang melawan Qarabag dan dipastikan mengalami cedera.
Maresca mengungkapkan kekecewaannya terkait cedera Lavia. "Kami belum punya kabar terbaru saat ini,” jelas Maresca. “Kami masih harus menunggu beberapa jam lagi untuk melakukan semua pemeriksaan yang diperlukan. Yang pasti, dia mengalami cedera. Sayang sekali, karena kami sudah mencoba meminimalkan menit bermainnya. Tapi meskipun begitu, dia cedera lagi. Kami harus terus berusaha sampai menemukan solusi yang tepat untuknya." Situasi ini menuntut Maresca untuk memanfaatkan kedalaman skuad yang ada.
Tantangan Wolves dan Rekor Pertemuan
Wolves datang ke Stamford Bridge dengan kondisi yang kurang ideal, tanpa satu pun kemenangan di kasta tertinggi musim ini. Mereka juga akan bertanding tanpa pelatih kepala setelah kepergian Vitor Pereira. Pelatih tim muda, James Collins dan Richard Walker, akan memimpin Wolves dari pinggir lapangan, menghadirkan dinamika yang berbeda bagi tim tamu.
Meskipun Wolves berada di dasar klasemen, Chelsea tidak boleh meremehkan lawan. Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan bahwa Wolves mampu memberikan kejutan. Dari lima pertemuan terakhir, Chelsea meraih tiga kemenangan, namun Wolves berhasil mencuri dua kemenangan.
Salah satu kekalahan Chelsea yang paling menyakitkan terjadi di Stamford Bridge pada Februari 2024. Saat itu, Wolves mempermalukan tuan rumah dengan skor telak 4-2, berkat hattrick dari Matheus Cunha. Hasil ini menjadi pengingat bagi Chelsea untuk tetap waspada dan tidak lengah menghadapi tim yang sedang berjuang.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480103/original/031715700_1769041871-IMG_5557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482811/original/027935300_1769254413-IMG_7051.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482788/original/034488500_1769250453-G_a6Q8XbYAAsm42.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482438/original/071932200_1769206214-Inter_Milan_vs_Pisa_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456635/original/096053100_1766912433-david.jpeg)











