Singkawang Gelar Imunisasi Kejar, Targetkan 2.000 Anak 'Zero Dose' Terjangkau
Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana akan menggelar Imunisasi Kejar untuk menjangkau sekitar 2.000 anak yang belum imunisasi dasar, mengatasi rendahnya cakupan di daerah tersebut.

Pemerintah Kota Singkawang akan segera menggelar program Imunisasi Kejar untuk mengatasi masalah sekitar 2.000 anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar. Inisiatif ini merupakan respons serius terhadap rendahnya cakupan imunisasi di wilayah tersebut. Program ini dijadwalkan berlangsung selama tiga minggu penuh pada bulan November 2025.
Pelaksanaan Imunisasi Kejar akan dimulai dari tanggal 12 hingga 30 November 2025, menyasar seluruh kelurahan dan posyandu di Kota Singkawang. Kegiatan ini didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan RI, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), dan Health Security Partners (HSP). Tujuannya adalah untuk mempercepat peningkatan cakupan imunisasi secara signifikan.
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, dr. Achmad Hardin, menyatakan bahwa hingga September 2025, capaian imunisasi bayi lengkap baru mencapai 22,8 persen dari target 60 persen. Angka ini menandakan urgensi program Imunisasi Kejar dalam melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi (PD3I).
Rendahnya Cakupan Imunisasi dan Ancaman PD3I
Dr. Achmad Hardin menyoroti bahwa capaian imunisasi dasar lengkap (IDL) di Singkawang mengalami penurunan drastis. Pada tahun 2023, IDL mencapai 49,5 persen, namun pada 2024 angka tersebut turun menjadi 33,15 persen. Imunisasi bayi lengkap juga hanya mencapai 27,2 persen di tahun yang sama, jauh di bawah target yang diharapkan.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius akan potensi munculnya kembali penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi (PD3I). Penyakit seperti campak, difteri, dan polio dapat menyebar dengan cepat jika cakupan imunisasi terus menurun. Hardin menekankan, "Kalau tren ini tidak dibenahi, risiko terjadinya KLB akan semakin besar."
Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terhadap penyakit-penyakit tersebut apabila tidak mendapatkan perlindungan imunisasi dasar. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi menjadi salah satu faktor utama di balik angka capaian yang mengkhawatirkan ini. Oleh karena itu, Imunisasi Kejar Singkawang menjadi sangat krusial.
Tantangan dan Dukungan dalam Imunisasi Kejar
Selain masalah akses, Hardin juga menyebutkan adanya keraguan orang tua untuk membawa anaknya ke posyandu. Kekhawatiran terhadap efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seringkali menjadi penghalang. Informasi yang salah atau hoaks di media sosial turut memperparah situasi ini, membuat masyarakat enggan berpartisipasi dalam program imunisasi.
"Banyaknya hoaks membuat masyarakat enggan imunisasi. Padahal imunisasi sudah terbukti aman dan efektif," tegas dr. Achmad Hardin. Pernyataan ini menegaskan perlunya edukasi yang masif dan informasi yang akurat kepada publik. Program Imunisasi Kejar diharapkan dapat menjadi jembatan untuk mengikis misinformasi tersebut.
Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menekankan bahwa Imunisasi Kejar adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tenaga kesehatan. Ia mengharapkan dukungan penuh dari camat, lurah, dan kader posyandu untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal imunisasi. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan program.
Muhammadin juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, CDC, HSP, dan PAEI. "Gerakan ini menjadi bagian dari upaya membangun perlindungan kesehatan keluarga dan memastikan seluruh anak di Singkawang mendapat hak dasar untuk hidup sehat," ujarnya. Dukungan ini memperkuat sistem imunisasi di daerah.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484560/original/060414800_1769466951-Polisi_mengevakuasi_jasad_perempuan_di_Hutan_Licin_Banyuwangi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482909/original/015476000_1769280724-alex_jimenez_gol_bouremouth_liverpool_ap_ian_walton.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484549/original/008721900_1769445417-camat_medan_maimun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484245/original/046238700_1769417705-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484497/original/057677900_1769433870-167338.jpg)









