Liputan6
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Bamsoet: Pengungkapan Pelaku Penyiraman Air Keras Bukti Negara Bukan Aktor Teror
Presiden Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus Adalah Terorisme dan Harus Diusut Tuntas
Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Aksi Terorisme, Minta Diusut Tuntas
TNI Bertindak Cepat Ungkap Kasus Air Keras, Bukti Profesionalisme dan Ketaatan Perintah
Oknum BAIS Terseret Kasus Air Keras Aktivis, DPR Desak Bongkar Dalang di Baliknya!
Berita Utama Lainnya

- 1 syawal 1447 hArab Saudi Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026. Bagaimana dengan Indonesia?

- ali khameneiTangan Kanan Khamenei, Sosok Ali Larijani Pejabat Kemanan Iran Sarjana Matematika Gugur dalam Serangan AS

- kasus narkobaPolisi Gerebek Peredaran Narkoba di Klub Malam Jaksel, Sita Ekstasi dan Ketamin di Dalam Brankas








Polisi mengungkap hasil analisis penglahan digital dari 86 rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi. Pelaku berjumlah empat orang dengan berboncengan 2 motor.

Sejumlah ibu hamil dan ibu yang membawa balita di Sukoharjo tampak mengantre dengan tertib untuk menunggu pembagian makanan dari program MBG.

BNPB melaporkan sebanyak 104 kepala keluarga kini telah menempati hunian tetap yang disediakan di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara.

Sebanyak 365 unit hunian permanen sedang disiapkan untuk dibangun kembali di lokasi yang terkena dampak bencana.

Penangkapan disinyalir terkait pembocoran informasi alias spionase informasi militer kepada pihak musuh yakni Israel.

Pelaku berjumlah empat orang berboncengan dengan dua sepeda motor. Dari arah Jakarta Selatan berkumpul di sekitar depan Stasiun Gambir lalu membuntuti korban.

Empat pelaku berboncengan dengan 2 sepeda motor dari arah Jakarta Selatan lalu berkumpul di Gambir. Kemudian, buntuti korban hingga Salemba Jakpus.

Komisi III meminta agar Polri segera mengusut tuntas kasus ini, sehingga semua pelaku dapat ditangkap, termasuk aktor intelektual di baliknya.

Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji menyatakan kader Golkar di kabinet dan DPR siap menerima pemotongan gaji jika negara membutuhkan sebagai langkah penghematan.

Komisi III DPR menilai penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus sebagai bentuk perlawanan terhadap komitmen perlindungan HAM pemerintah.



















