Bos Apple Bongkar Rendahnya Penjualan iPhone 16, Ini Penyebabnya
Tim Cook, CEO Apple, menyatakan bahwa penjualan iPhone 16 di negara-negara tanpa Apple Intelligence menunjukkan angka yang lebih rendah.

iPhone 16 Series yang baru diluncurkan oleh Apple berhasil meraih sukses di banyak negara, meskipun ada beberapa negara yang mencatatkan penjualan yang relatif rendah.
CEO Apple, Tim Cook, menyatakan bahwa keberhasilan penjualan iPhone 16 di sejumlah wilayah disebabkan oleh adanya Apple Intelligence.
Di pasar-pasar lain di mana Apple Intelligence belum diterapkan, penjualan iPhone 16 tidak menunjukkan kinerja yang kuat.
Informasi yang diperoleh dari CNBC berdasarkan pernyataan CEO Apple Tim Cook dalam rapat pendapatan Apple dengan para investor menunjukkan hal ini.
Menurut kutipan dari Apple Insider, pada Senin (3/2), Tim Cook berpendapat bahwa Apple Intelligence adalah salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan penjualan iPhone 16 Series di berbagai negara.
Sebagai contoh, penjualan iPhone 16 di Tiongkok tidak berjalan dengan baik, di mana Apple Intelligence juga belum tersedia.
"Sepanjang kuartal Desember, kami melihat di berbagai pasar tempat kami menggulirkan Apple Intelligence, performa penjualan seri iPhone 16 lebih kuat ketimbang di pasar tempat Apple Intelligence belum digulirkan," ujar Cook.
Meskipun Apple Intelligence belum ada, Tiongkok tetap menjadi salah satu pasar terbesar bagi Apple. Keberhasilan Apple di negara ini sering kali didorong oleh peningkatan perangkat keras yang digunakan dalam iPhone serta tingkat loyalitas pelanggan yang tinggi.
Pendekatan Kecerdasan Buatan dari Apple

Perlu dicatat bahwa pendekatan kecerdasan buatan (AI) yang diterapkan oleh Apple sering kali dibandingkan dengan yang dilakukan oleh Google. Meskipun demikian, kedua perusahaan ini memiliki cara yang berbeda dalam menerapkan AI.
Apple Intelligence, sebagai AI milik Apple, berfungsi di latar belakang untuk meningkatkan pengalaman pengguna iPhone. Ini mencakup interaksi yang lebih cerdas dengan Siri, saran pengeditan foto yang lebih baik, serta rekomendasi aplikasi yang lebih personal.
Strategi ini dinilai unik dan sejalan dengan filosofi Apple. Berbeda dengan beberapa pesaing yang secara terbuka mempromosikan fitur AI, Apple lebih memilih untuk menyisipkan kemampuan AI ini secara halus dalam ekosistem mereka, sehingga pengalaman pengguna secara alami mencerminkan keunggulan teknologi yang ditawarkan.
Mengapa AI Menjadi Sangat Penting?

Kehadiran Apple Intelligence dinilai sangat strategis bagi Apple. Saat ini, teknologi kecerdasan buatan (AI) sedang menjadi tren utama di industri, dan berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk mengintegrasikan AI ke dalam produk mereka, mulai dari ponsel pintar hingga peralatan rumah tangga seperti mesin cuci.
Sebagai contoh, smartphone Google Pixel menawarkan berbagai fitur yang didukung oleh AI. Fitur-fitur tersebut mencakup terjemahan secara real-time serta perangkat lunak kamera yang canggih, yang semuanya berkat dukungan teknologi AI.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480103/original/031715700_1769041871-IMG_5557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482811/original/027935300_1769254413-IMG_7051.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482788/original/034488500_1769250453-G_a6Q8XbYAAsm42.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482438/original/071932200_1769206214-Inter_Milan_vs_Pisa_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456635/original/096053100_1766912433-david.jpeg)





















