Cara Praktis Salat Taubat dan Doanya
Salat Taubat sebaiknya minimal sekali seumur hidup, walaupun sebenernya enggak ada batasan mau berapa kali dikerjain.

Salat Taubat itu salah satu ibadah sunnah yang banget dianjurin buat umat Islam sebagai cara minta ampun ke Allah SWT atas semua dosa, baik dosa kecil maupun besar. Ibadah ini bisa jadi momen buat refleksi diri, nyadar kesalahan, dan jadi langkah awal buat mulai perbaiki diri.
Salat Taubat sebaiknya minimal sekali seumur hidup, walaupun sebenernya enggak ada batasan mau berapa kali dikerjain. Cara pelaksanaannya sama kayak Salat sunnah lain, minimal dua rakaat. Ada juga yang ngerjain empat rakaat dengan satu kali salam.
Habis Salat, biasanya ditutup dengan doa-doa, kayak doa Nabi Yunus AS sama doa Nabi Adam AS. Doa-doa ini penting banget karena jadi bagian dari taubat nasuha.
Lewat doa itu, seorang hamba berharap dapet kasih sayang dan ampunan dari Allah, sekaligus minta kekuatan biar bisa terus ada di jalan kebaikan.
Berikut penjelasan lengkap tentang Salat Taubat dan cara pelaksanaannya, dirangkum dari berbagai sumber, Senin (7/10).
Saran untuk Melaksanakan Salat Taubat
Seorang Muslim wajib untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah SWT dan berusaha menghindari segala bentuk maksiat. Namun, seringkali manusia terjatuh ke dalam dosa, baik secara sengaja maupun tidak.
Dalam situasi seperti ini, Islam menawarkan solusi melalui taubat, yang merupakan cara untuk kembali kepada Allah SWT dan memohon ampunan-Nya. Salah satu bentuk taubat yang dianjurkan adalah dengan melaksanakan Salat taubat.

Hadits
Salat ini disunnahkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Bakr Ash Shiddiq. Dalam hadits tersebut, disebutkan:
"Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, kemudian ia bersuci dengan baik, lalu melaksanakan Salat dua raka'at dan meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya."
Setelah itu, beliau membaca ayat: "Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka; dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka mengetahui." (HR. Tirmidzi no. 406, Abu Daud no. 1521, Ibnu Majah no. 1395).
Syaikh Al Albani menyatakan bahwa hadits ini sahih. Meskipun beberapa ulama menganggap hadits ini lemah, tetapi makna dari ayat (Ali Imron ayat 135) mendukung disyariatkannya Salat taubat. Keutamaan Salat taubat diakui oleh kesepakatan empat madzhab, di mana salat ini dianggap sebagai ibadah yang disyariatkan dan dianjurkan bagi setiap Muslim yang ingin membersihkan diri dari dosa.
Tidak ada waktu tertentu untuk melaksanakan Salat ini, sehingga dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, bahkan pada waktu-waktu yang umumnya terlarang untuk Salat. Menurut pendapat ulama seperti Ibnu Taimiyah, Salat Taubat termasuk Salat yang memiliki sebab tertentu, sehingga boleh dilakukan kapan saja saat seseorang ingin bertaubat.
Selain melaksanakan Salat, seseorang yang ingin bertaubat juga harus memenuhi syarat-syarat taubat, yaitu: meninggalkan dosa yang sedang dilakukan, menyesali perbuatan yang telah dilakukan, bertekad untuk tidak mengulanginya, dan jika dosa tersebut berkaitan dengan hak orang lain, maka harus diselesaikan atau dikembalikan.
Panduan Melaksanakan Salat Taubat
Salat Taubat memiliki prosedur yang mirip dengan salat sunnah lainnya, tetapi tujuannya adalah untuk memohon ampunan atas kesalahan yang telah diperbuat.
Berikut adalah urutan lengkap dalam melaksanakan salat taubat:
1. Mengucapkan Niat: Ushall sunnatat taubati, yang berarti "Saya berniat untuk melaksanakan salat sunnah taubat."
2. Mengucapkan Takbiratul Ihram.
3. Membaca Surah Al-Fatihah.
4. Membaca Surah Pendek.
5. Melakukan Rukuk.
6. Melakukan I'tidal.
7. Sujud.
8. Duduk di antara dua sujud.
9. Melakukan sujud kedua.
10. Berdiri untuk rakaat kedua.
11. Membaca Surah Al-Fatihah.
12. Membaca Surah Pendek.
13. Melakukan Rukuk.
14. Melakukan I'tidal.
15. Sujud.
16. Duduk di antara dua sujud.
17. Sujud kedua.
18. Mengucapkan Tahiyat Akhir.
19. Mengucapkan Salam.
20. Membaca Istighfar.
Salat Taubat bisa dilaksanakan kapan saja, baik pada siang maupun malam hari, bahkan pada waktu-waktu yang biasanya dilarang untuk salat sunnah lainnya. Selain itu, perlu dicatat bahwa menurut Syekh Nawawi, salat taubat dianggap sah jika dilakukan setelah seseorang benar-benar bertaubat dan menyesali dosa-dosanya, bukan sebelum proses taubat itu sendiri.
Doa Setelah Melaksanakan Salat Taubat
Setelah menyelesaikan Salat taubat, disarankan untuk membaca istigfar diikuti dengan doa setelah salat taubat. Berikut adalah bacaannya:
Astaghfirullaahal'adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih.
Artinya:
Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya.
Selanjutnya, disarankan untuk membaca doa setelah salat taubat yang berbunyi:
Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya:
Ya Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada yang berhak disembah selain Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada ketentuan dan janji-Mu yang Engkau berikan kepadaku dan aku mengakui kesalahanku, oleh karena itu ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau, ya Tuhanku. Sesungguhnya, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku lakukan.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482389/original/022761000_1769179406-153888.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5482334/original/036639300_1769174289-20260123IQ_Persija_Jakarta_vs_Madura_United__2_.JPG)




















