Sorot
{{caption}}
Babak Baru Kasus Warga Sleman Jadi Tersangka Usai Kejar dan Pepet Jambret hingga Tewas

{{caption}}
Pemandangan Tidak Lazim, Bendera PDIP Berkibar di Depan Kantor PPP

{{caption}}
Wamen Dzulfikar Tegaskan Ribuan Orang Geruduk KBRI Phnom Penh Kamboja Adalah WNI Ilegal

{{caption}}
Mabes Polri Turun Tangan Usut Kasus Perampokan di Lampung, Motor Terduga Pelaku Ditemukan

{{caption}}
Pria di Lampung Diserahkan ke Polisi Dalam Kondisi Babak Belur, Ini Penyebabnya

{{caption}}
Usai Mendaki Gunung, Pelajar Usia 12 Tahun Meninggal di Sungai Oya Gunungkidul

Topik Terkait
{{caption}}
Meski Susut, Cadangan Devisa Indonesia Aman: Cukup Biayai 6,2 Bulan Impor!

Bank Indonesia memastikan Cadangan Devisa Indonesia tetap aman meski menyusut, posisinya jauh di atas standar internasional dan cukup membiayai impor selama berbulan-bulan.

{{caption}}
Cadangan Devisa April 2025 Turun Jadi Rp2.515 Triliun

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut tetap berada pada level tinggi.

{{caption}}
Cadangan Devisa Maret 2025 Naik Jadi USD157,1 Miliar

Peningkatan ini menandakan adanya perbaikan dalam sektor eksternal Indonesia.

{{caption}}
Cadangan Devisa RI Melonjak, Tembus Rp2.550 Triliun per Januari 2025

Peningkatan cadangan devisa ini disebabkan oleh kenaikan penerimaan pajak dan jasa. Hal ini sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia: Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 150,2 Miliar di Agustus 2024

Adapun posisi cadangan devisa pada akhir Agustus 2024 setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor.

{{caption}}
Cadangan Devisa RI Tembus Rp2.288 Triliun di Juni 2024, Ini Penopang Utamanya

Cadangan devisa ini berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

{{caption}}
Pemerintah Bayar Utang, Cadangan Devisa Januari 2024 Tersisa Rp2.275 Triliun

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2024 mencapai USD145,1 miliar atau Rp2.275 triliun

{{caption}}
Pengguna QRIS Kaltim Tembus 841 Ribu, Digitalisasi Keuangan Terus Meroket

Jumlah pengguna QRIS Kaltim mencapai 841,6 ribu hingga November 2025, menandai lonjakan signifikan dalam adopsi pembayaran digital dan kepercayaan masyarakat terhadap efisiensi transaksi nontunai.

{{caption}}
Proyek IKN Diproyeksi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kaltim hingga 5 Persen

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Timur optimistis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan signifikan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kaltim pada tahun 2026, didukung investasi swasta dan sektor strategis lainnya.

{{caption}}
Kurs Rupiah Dekati Rp17.000: Ujian Kredibilitas Kebijakan Ekonomi Indonesia

Kurs Rupiah Indonesia sempat menyentuh rekor terlemah, mendekati Rp17.000 per dolar AS, memicu pertanyaan besar tentang kredibilitas kebijakan ekonomi dan fiskal nasional.

{{caption}}
Pencalonan Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI: DPD Ingatkan Potensi Konflik Kepentingan

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyoroti pencalonan Thomas Djiwandono sebagai kandidat Deputi Gubernur BI, menekankan pentingnya menghindari konflik kepentingan demi menjaga independensi Bank Indonesia.

{{caption}}
Rupiah Menguat Tajam di Pembukaan Perdagangan, Isyarat AS Tak Serang Greenland Jadi Pemicu

Rupiah menguat tajam di awal perdagangan Jumat, dipicu isyarat Presiden AS Donald Trump tak serang Greenland. Ini memberikan angin segar bagi pasar keuangan global.

{{caption}}
Mengungkap Strategi Semangka Solikin: Konsep Inovatif Calon Deputi Gubernur BI untuk Ekonomi Berkelanjutan

Calon Deputi Gubernur BI, Solikin M Juhro, memaparkan delapan Strategi Semangka dalam uji kelayakan DPR RI. Konsep ini dirancang untuk menopang program Asta Cita pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Apa saja isinya?

{{caption}}
Komisi XI DPR Harap BI Jaga Rupiah di Level Moderat, Cerminkan Kekuatan Ekonomi Indonesia

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun berharap Bank Indonesia (BI) terus menjaga nilai tukar rupiah pada level moderat, menegaskan fundamental ekonomi kuat di tengah ketidakpastian global.

{{caption}}
Ekonom Dorong Pemerintah Tingkatkan Penerbitan Global Bond Demi Stabilkan Rupiah

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia mendesak pemerintah untuk memperbanyak penerbitan global bond guna membantu Bank Indonesia menstabilkan nilai tukar rupiah dan menjaga likuiditas dolar di dalam negeri, menciptakan ketahanan ekonomi.

{{caption}}
Pakar Unej: Kondisi Domestik Indonesia Kuat di Tengah Pelemahan Rupiah

Meskipun Pelemahan Rupiah mendekati Rp17.000 per Dolar AS, pakar ekonomi Unej menegaskan kondisi domestik Indonesia masih kuat dan memiliki bantalan yang kokoh. Apa saja indikatornya?

{{caption}}
Ekonomi Terkini: Hilirisasi Pertanian Rp371 Triliun hingga Rencana Merger GoTo-Grab Warnai Jumat Ekonomi

Berbagai dinamika ekonomi terjadi, mulai dari kesepakatan Hilirisasi Pertanian Rp371 triliun, pertumbuhan ekonomi stabil, hingga rencana merger GoTo-Grab yang menarik perhatian.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Tunggu Lampu Hijau Mensesneg untuk Revisi Aturan DHE SDA, Demi Optimalisasi Devisa?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunggu izin Mensesneg untuk revisi aturan DHE SDA. Langkah ini diharapkan mengoptimalkan devisa hasil ekspor, namun apa saja poin perubahannya?

{{caption}}
BI Ungkap Rahasia: Ekspor CPO dan Besi Baja Dorong Kuat Ekonomi Indonesia Triwulan III 2025!

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III 2025 akan melaju kencang, didorong ekspor komoditas unggulan dan belanja pemerintah. Apa saja pendorong utamanya?

Trending Now