Bulog Pastikan Cadangan Beras Lampung Aman Capai 168 Ribu Ton
Perum Bulog Kanwil Lampung mengumumkan cadangan beras pemerintah (CBP) di Provinsi Lampung mencapai 168 ribu ton, memastikan ketersediaan pasokan untuk stabilisasi harga dan bantuan pangan.

Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung mengumumkan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) di Provinsi Lampung telah mencapai 168 ribu ton. Stok beras yang melimpah ini tersimpan aman di gudang Bulog hingga akhir tahun lalu, siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra, menjelaskan bahwa stok beras ini merupakan bagian vital dari cadangan pangan nasional. Ketersediaan beras ini dapat dikeluarkan kapan saja sesuai penugasan resmi dari pemerintah dan Badan Pangan Nasional.
Cadangan beras tersebut berfungsi sebagai instrumen penting untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), bantuan pangan, serta penanganan gawat darurat bencana. Hal ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Lampung.
Penyaluran Beras Sesuai Penugasan Pemerintah
Bulog Kanwil Lampung menegaskan bahwa penyaluran cadangan beras pemerintah akan selalu dilakukan berdasarkan penugasan resmi. Mekanisme penyaluran ini mencakup berbagai saluran untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran dan efektif.
Salah satu saluran utama adalah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga di pasar. Selain itu, beras juga dapat disalurkan sebagai bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, serta untuk penanganan situasi gawat darurat bencana.
Meskipun belum ada penugasan resmi untuk pengadaan atau penyaluran cadangan beras pemerintah secara spesifik untuk tahun 2026, Bulog terus menunggu instruksi tersebut. Saat ini, penyaluran SPHP masih terus berjalan aktif, menunjukkan peran berkelanjutan Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan.
Penugasan dari pemerintah dan Badan Pangan Nasional menjadi kunci utama dalam setiap langkah pengeluaran stok beras ini. Hal ini memastikan bahwa setiap tindakan Bulog selaras dengan kebijakan pangan nasional dan kebutuhan mendesak masyarakat.
Menjaga Mutu Cadangan Beras Bulog Lampung
Perum Bulog Kanwil Lampung secara konsisten berupaya menjaga mutu beras yang tersimpan di gudang penyimpanan. Perawatan dan pengelolaan berkala dilakukan setiap satu atau dua bulan sekali untuk memastikan kualitas beras tetap optimal.
Rindo Safutra menjelaskan bahwa perawatan tersebut mencakup tindakan fumigasi dan penyemprotan untuk mencegah hama, seperti kutu beras. Meskipun kutu pada beras tidak dapat sepenuhnya dihindari, langkah-langkah preventif ini sangat efektif dalam meminimalkan risiko kerusakan.
Sebelum beras disalurkan ke masyarakat, baik untuk program SPHP maupun bantuan pangan, tim Bulog akan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Proses pengecekan ini memastikan bahwa beras yang diterima oleh masyarakat dalam kondisi baik dan layak konsumsi.
Komitmen terhadap kualitas ini adalah bagian dari tanggung jawab Bulog untuk menyediakan pangan yang aman dan sehat. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa tenang karena beras yang mereka konsumsi telah melalui standar perawatan yang ketat.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482946/original/054584800_1769303572-bantuan_logistik_di_Cisarua_KBB.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482945/original/014554700_1769302563-KPK_geledah_kantor_koperasi_terkait_kasus_Bupati_Pati_Sudewo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4255388/original/099094100_1670573986-20221209-Cuaca-Ekstrem-Faizal-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482941/original/040039000_1769300522-Angin_kencang_merusak_sejumlah_lapak_pedagang_di_Sukabumi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482938/original/081714600_1769299677-Hogi_dan_Arsita.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4909346/original/009920900_1722820620-lulalahfah_1722515281_3425028883076168366_199618161.jpg)











