Gubernur NTB Pastikan Jembatan Bailey Lombok Timur Rampung, Akses Warga Kembali Normal
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memastikan pembangunan Jembatan Bailey Lombok Timur di Dusun Beta, Desa Perigi, telah rampung, memulihkan akses vital warga pasca-banjir.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, memastikan akses jalan warga di Dusun Beta, Desa Perigi, Lombok Timur, kembali normal. Jembatan bailey darurat di sana telah rampung dikerjakan setelah ambruk akibat banjir. Peninjauan langsung oleh Gubernur menegaskan komitmen Pemprov NTB dalam pemulihan infrastruktur pasca-bencana.
Penyelesaian jembatan darurat ini hasil kerja cepat lintas pihak, termasuk dukungan TNI. Pembangunan dapat rampung dalam waktu sekitar 10 hari. Jembatan bailey bentang 18 meter dan lebar 4 meter ini dipinjam dari Pangdam IX/Udayana. Pembiayaan mobilisasi dan pemasangan ditanggung pemerintah daerah.
Jembatan ini memiliki peran vital sebagai penghubung Kecamatan Suela dan Pringgabaya. Ini juga jalur utama bagi anak sekolah, guru, dan akses kesehatan. Selain itu, jembatan menopang distribusi hasil pertanian warga. Pemulihan infrastruktur ini prioritas utama untuk menormalisasi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pemulihan Cepat Infrastruktur Vital Pasca-Banjir
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menekankan bahwa fokus utama penanganan pasca-banjir adalah memulihkan kehidupan masyarakat secepat mungkin. Pembangunan Jembatan Bailey Lombok Timur di Desa Perigi menjadi bukti nyata respons cepat pemerintah daerah. Jembatan ini sangat krusial karena menghubungkan dua kecamatan dan mendukung berbagai aktivitas sehari-hari warga.
Sebelumnya, material jembatan bailey harus dimobilisasi dari Jawa, yang membutuhkan waktu. Namun, berkat koordinasi langsung Gubernur dengan Pangdam IX/Udayana dan Danrem 162/WB, pengerjaan dapat dipercepat. Semangat gotong royong dan kerja sama antarlembaga menjadi kunci keberhasilan proyek ini.
Warga Desa Perigi, seperti Sidik, mengungkapkan rasa syukurnya atas penanganan yang sangat cepat ini. "Kami tidak menyangka bisa secepat ini ditangani. Biasanya pemerintah janji, lama baru ditepati. Sekarang seperti mimpi, alhamdulillah jembatan sudah jadi. Kami sangat bersyukur," ujarnya. Hal ini menunjukkan efektivitas respons darurat dalam situasi bencana.
Komitmen Pemprov NTB untuk Aksesibilitas dan Ekonomi Warga
Jembatan Perigi bukan hanya sekadar penghubung fisik, tetapi juga urat nadi mobilitas dan ekonomi masyarakat. Jalur ini menopang distribusi hasil pertanian seperti jagung dan srikaya, serta memastikan akses mudah ke layanan kesehatan dan pendidikan. Pemulihan Jembatan Bailey Lombok Timur secara langsung berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga.
Selain di Perigi, Gubernur Iqbal juga meninjau kondisi jembatan putus lainnya di Desa Jurit. Jembatan tersebut menghubungkan Kecamatan Pringgasela dengan Desa Lendang Nangka Utara. Akses ini juga dianggap vital, terutama karena Lendang Nangka Utara merupakan wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem yang tinggi. Gubernur berjanji akan segera membahas solusi sementara dan permanen untuk jembatan ini.
Dalam rangkaian kunjungannya, Gubernur juga menyerahkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dari Dinas Sosial P3A NTB dan Baznas NTB. Ini menunjukkan pendekatan komprehensif pemerintah dalam penanganan bencana. Fokusnya tidak hanya pada infrastruktur tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat.
Antisipasi Bencana dan Rencana Pemulihan Lanjutan
Gubernur Iqbal mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membersihkan saluran dan sungai dari sampah serta sedimentasi. Langkah ini merupakan upaya preventif penting untuk mencegah terulangnya bencana banjir di masa mendatang. Kesadaran kolektif menjadi kunci dalam mitigasi bencana.
Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Ahsnaul Khalik, memastikan bahwa penanganan kerusakan akibat banjir di wilayah lain, termasuk Pulau Sumbawa, akan terus didukung. Pembiayaan akan menggunakan belanja tidak terduga (BTT) APBD 2026. Ini disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan dampak langsung pada masyarakat.
Gubernur NTB dijadwalkan akan mengunjungi sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa yang juga terdampak banjir dalam waktu dekat. Ini menunjukkan bahwa upaya pemulihan infrastruktur dan penanganan dampak bencana merupakan prioritas berkelanjutan bagi Pemerintah Provinsi NTB di seluruh wilayahnya.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5158422/original/012721900_1741665141-kata-kata-untuk-stop-bullying.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)














