Sorot
{{caption}}
Isu Lula Lahfah Meninggal Akibat Overdosis, Ini Kata Polisi

{{caption}}
Data Titik Banjir di Jakarta Sabtu Pagi: 90 RT dan 9 Jalan Masih Terendam

{{caption}}
Prabowo Beri Kenang-kenangan ke Pasukan Pengawalan dari Pemerintah Swiss, Barang Spesial dari Indonesia

{{caption}}
Cara Dedi Mulyadi Pulihkan Gunung Ciremai: Gaji Warga untuk Penghijauan dan Beri Domba 4 Ekor

{{caption}}
Waspada Longsor Susulan, 227 KK di Manggarai Timur NTT Terpaksa Mengungsi

{{caption}}
IAT: Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 Dapat Hak Asuransi

Topik Terkait
{{caption}}
Neraca Perdagangan RI November Surplus USD 2,66 Miliar, Sudah 67 Bulan Berturut-turut

Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

{{caption}}
Indonesia Catat Surplus Dagang USD4,34 Miliar

BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia September 2025 surplus USD 4,34 miliar, menandai rekor 65 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

{{caption}}
Mencetak Rekor Baru? Surplus Neraca Perdagangan Agustus 2025 Lampaui Ekspektasi, BI Sebut Topang Ketahanan Eksternal

Bank Indonesia (BI) menilai surplus neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2025 yang mencapai US$5,49 miliar menopang ketahanan eksternal, melampaui bulan sebelumnya.

{{caption}}
Nilai Impor Indonesia Agustus 2025 Anjlok 6,56 Persen, Ternyata Ini Penyebabnya

Pada Agustus 2025, terjadi penurunan impor untuk golongan penggunaan barang konsumsi dan bahan barang baku penolong secara tahunan.

{{caption}}
64 Bulan Berturut-turut, Neraca Perdagangan RI Surplus USD 5,49 Miliar di Agustus 2025

Surplus pada Agustus 2025 ditopang surplus pada komoditas non-migas sebesar USD 7,15 miliar.

{{caption}}
Surplus Neraca Perdagangan Juli 2025 Jadi Faktor Penunjang Ketahanan Ekonomi, Nonmigas Jadi Pendorong Utama

Surplus neraca perdagangan yang lebih besar terutama berasal dari peningkatan surplus pada neraca perdagangan nonmigas.

{{caption}}
63 Bulan Berturut-turut, Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus USD 4,17 Miliar Pada Juli 2025

Surplus neraca perdagangan pada Juli 2025 ini ditopang oleh surplus komoditas non-migas yakni sebesar USD 5,75 miliar.

{{caption}}
BPS: Impor Juli 2025 Turun Sebesar 5,86%

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa impor mengalami penurunan tahunan, yang dipicu oleh turunnya impor migas dengan kontribusi sebesar 4,78 persen.

{{caption}}
BPS: Indonesia Surplus Neraca Dagang Rp19,48 Miliar Semester I-2025, Paling Banyak Disumbang AS

Surplus didorong oleh komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati, yaitu sebesar USD 15,74 miliar.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 61 Bulan Berturut-turut, Ternyata Ini Faktor Penyumbangnya

Angka tersebut diraih berdasarkan perhitungan nilai ekspor sebesar USD 24,61 miliar, dikurangi impor sebesar USD 20,31 miliar di periode yang sama.

{{caption}}
Indonesia Catat Surplus Neraca Perdagangan USD3,45 Miliar pada Januari 2025

Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 57 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

{{caption}}
BPS: Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 55 Bulan Berturut-Turut

Neracar perdagangan Indonesia pada bulan November 2024 tembus USD4,47 miliar atau sekitar Rp64 triliun.

{{caption}}
Ekspor Papua Barat Tembus USD272,14 Juta pada November 2025, Didominasi Migas

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Papua Barat mencapai USD272,14 juta pada November 2025, didorong oleh komoditas migas, menunjukkan peningkatan signifikan dari periode sebelumnya.

{{caption}}
FKBI Dukung Pembatasan Impor BBM oleh ESDM: Mengapa Kelangkaan di SPBU Swasta Justru Jadi Momentum Pertamina?

Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) menyetujui kebijakan Kementerian ESDM terkait pembatasan impor BBM, meskipun memicu kelangkaan di SPBU swasta. Apa dampaknya bagi Pertamina?

{{caption}}
Tahukah Anda? KPPU DIY Sambut Baik Pengaturan Impor BBM, Namun Ingatkan Potensi Dominasi Pasar

KPPU DIY menyambut baik kebijakan pemerintah terkait Pengaturan Impor BBM non-subsidi untuk ketahanan energi, namun mengingatkan potensi risiko dominasi pasar dan persaingan usaha yang tidak sehat. Simak analisis lengkapnya!

{{caption}}
Dampak Kebijakan Trump, Surplus Neraca Perdagangan Indonesia di April Terendah Sejak 2020

Menurut Budi, secara kumulatif ekspor Indonesia pada Januari hingga April 2025 memang meningkat 6,65 persen.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 52 Bulan Berturut-turut

Surplus neraca perdagangan bulan Agustus 2024 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

{{caption}}
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 50 Bulan Berturut-Turut

Surplus perdagangan pada Juni 2024 ini diakibatkan nilai ekspor yang masih lebih tinggi daripada impor.

{{caption}}
Peran Strategis Ekonomi Sulampua: Gubernur Yulius Dorong Transformasi Menuju Global Logistics Hub

Gubernur Yulius Selvanus menyoroti Peran Strategis Ekonomi Sulampua dalam perekonomian nasional, didukung kinerja positif dan potensi besar menjadi global logistics hub untuk efisiensi logistik.

{{caption}}
Data BPS: Nilai Ekspor November 2025 Anjlok 6 Persen, Nilainya Hanya USD 22,52 Miliar

Secara tahunan, seluruh sektor mengalami penurunan. Penurunan nilai ekspor non-migas utamanya terjadi pada sektor pertambangan.

{{caption}}
Kemendag Pastikan Indonesia EAEU FTA Berpihak pada UMKM, Dorong Peluang Bisnis Global

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan Persetujuan Perdagangan Bebas Indonesia EAEU FTA akan menguntungkan UMKM, membuka lebar peluang bisnis baru di pasar Uni Ekonomi Eurasia.

{{caption}}
PT Lautan Natural Krimerindo Lepas Ekspor ke Malaysia, Perkuat Kontribusi Industri Pangan Indonesia ke Pasar Global

Nilai ekspor Jawa Timur mencapai USD24,46 miliar atau tumbuh 12,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024

{{caption}}
Menteri Ekraf: UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Tulang Punggung Penguatan Fondasi Ekonomi Nasional

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menekankan peran vital UMKM dan ekonomi kreatif sebagai penguat fondasi ekonomi nasional, didukung program Mitra Adhyaksa.

{{caption}}
DPR Dorong Kerajinan Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional Melalui Desain dan Pemasaran Modern

Anggota DPR RI Novita Hardini menegaskan bahwa Kerajinan Lokal memiliki potensi besar menjadi motor ekonomi nasional jika dikelola secara profesional, dari desain hingga pemasaran modern.

Trending Now