Kadin Dukung Penuh Program Magang Bergaji UMP: Siapkan 20 Ribu Peserta dengan Anggaran Rp198 Miliar!
Kadin Indonesia menyatakan dukungan terhadap Program Magang Bergaji UMP pemerintah untuk 20 ribu lulusan baru, bertujuan tingkatkan produktivitas dan serap tenaga kerja. Simak detailnya!

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Magang Bergaji UMP yang digagas pemerintah. Inisiatif ini ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi dan diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap dunia usaha serta perekonomian nasional.
Program magang ini merupakan bagian dari delapan paket kebijakan stimulus ekonomi pemerintah yang akan diluncurkan pada tahun 2025. Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan dan memperkuat kinerja ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Dengan target awal 20 ribu peserta dan durasi magang enam bulan, program ini akan memberikan uang saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP). Anggaran sebesar Rp198 miliar telah disiapkan untuk mendukung implementasi Program Magang Bergaji UMP yang krusial ini.
Dukungan Kadin untuk Peningkatan Produktivitas dan Penyerapan Tenaga Kerja
Anindya Bakrie menegaskan bahwa inisiatif Program Magang Bergaji UMP memiliki niat yang sangat baik bagi dunia usaha. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk merapikan implementasi program ini agar berjalan optimal.
Menurut Anindya, program ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas industri secara keseluruhan. Lebih dari itu, ia juga akan mempercepat pembentukan tenaga kerja terampil sejak dini, khususnya bagi generasi milenial dan generasi Z.
"Bisa (meningkatkan produktivitas), dan yang paling penting menyerap lapangan kerja," ujar Anindya. Ia menambahkan bahwa program ini akan "membuat peserta magang menjadi ahli lebih dini, terutama generasi milennial dan yang lebih muda, generasi Z."
Kadin melihat bahwa Program Magang Bergaji UMP ini berpotensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian nasional. Detail pelaksanaannya perlu diatur dengan cermat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh semua pihak yang terlibat.
Detail Implementasi dan Harapan Ekonomi dari Program Magang Bergaji UMP
Pemerintah menargetkan Program Magang Bergaji UMP ini akan menjangkau 20 ribu peserta pada tahap awalnya. Setiap peserta akan menjalani masa magang selama enam bulan dengan fasilitas uang saku yang setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).
Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp198 miliar. Program Magang Bergaji UMP ini direncanakan akan mulai berjalan pada kuartal keempat tahun 2025, memberikan waktu persiapan yang memadai.
Skema "roll over" juga akan diterapkan, yang berarti kuota peserta dapat ditambah jika tahap awal program menunjukkan keberhasilan. Fleksibilitas ini diharapkan dapat memaksimalkan dampak positif dari Program Magang Bergaji UMP di seluruh Indonesia.
Selain itu, program ini diharapkan mampu menciptakan skema "link and match" yang kuat antara perguruan tinggi dan sektor industri. Hal ini krusial untuk memastikan lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga dapat menggerakkan roda ekonomi nasional secara lebih efektif.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482946/original/054584800_1769303572-bantuan_logistik_di_Cisarua_KBB.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482945/original/014554700_1769302563-KPK_geledah_kantor_koperasi_terkait_kasus_Bupati_Pati_Sudewo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4255388/original/099094100_1670573986-20221209-Cuaca-Ekstrem-Faizal-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482941/original/040039000_1769300522-Angin_kencang_merusak_sejumlah_lapak_pedagang_di_Sukabumi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482938/original/081714600_1769299677-Hogi_dan_Arsita.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4909346/original/009920900_1722820620-lulalahfah_1722515281_3425028883076168366_199618161.jpg)























