Kolaborasi Berau dan Seychelles Kembangkan Ekonomi Biru Berbasis Kearifan Lokal
Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, bersama Republik Seychelles berkolaborasi mengembangkan ekonomi biru berbasis kearifan lokal, menjadikan Kampung Buyung-Buyung sebagai proyek percontohan.

Kabupaten Berau di Kalimantan Timur telah menjalin kemitraan strategis dengan Republik Seychelles, sebuah negara kepulauan di Benua Afrika. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan model ekonomi biru yang inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah pada pelestarian ekosistem pesisir, pengembangan sektor pariwisata, serta peningkatan potensi perikanan lokal.
Inisiatif penting ini menempatkan Kampung Buyung-Buyung di Kecamatan Tabalar sebagai proyek percontohan utama. Wilayah ini dipilih karena kekayaan alamnya yang masih terjaga serta potensi besar untuk pengembangan ekonomi berbasis sumber daya laut. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, secara langsung meninjau lokasi tersebut untuk memastikan kesiapan program.
Peninjauan yang dilakukan bersama Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, awal bulan ini, menegaskan komitmen kedua belah pihak. Mereka melihat langsung Hutan Mangrove Buyung Lestari sebagai aset penting. Tujuannya adalah memastikan bahwa pengembangan ekonomi di wilayah ini akan selalu mengutamakan prinsip-prinsip kearifan lokal yang telah ada.
Potensi Unggul Kampung Buyung-Buyung dalam Ekonomi Biru
Kampung Buyung-Buyung menunjukkan potensi luar biasa dalam pengembangan ekonomi biru melalui beragam industri rumahan. Produk-produk seperti terasi, ebi dari udang rebon, ikan segar, dan kepiting telah menjadi andalan masyarakat setempat. Kekayaan alam yang organik serta olahan makanan hasil laut yang beragam menjadi nilai tambah signifikan bagi kampung ini.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya mengangkat potensi ini ke kancah nasional bahkan internasional. "Kekayaan alam dan potensi luar biasa ini harus terus diangkat, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional, untuk meningkatkan ekonomi biru yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya. Hal ini diharapkan dapat mempercepat kemandirian ekonomi daerah.
Selain keindahan alamnya, Kampung Buyung-Buyung juga dikenal sebagai penghasil udang organik dan kepiting bakau dalam jumlah besar. Produksi mencapai 100 ton per hari dengan pembeli yang sudah pasti, menunjukkan keberlanjutan sektor perikanan. Keunggulan ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan lebih lanjut program ekonomi biru di wilayah tersebut.
Inspirasi dari Seychelles untuk Pengembangan Berkelanjutan
Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, memberikan apresiasi tinggi terhadap keindahan alam dan produk hasil laut di Kampung Buyung-Buyung. Kunjungannya berfokus pada pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan, khususnya dalam pelestarian mangrove, pengembangan perikanan, dan sektor pariwisata. Pengalaman Seychelles menjadi referensi penting.
Barito menjelaskan bahwa Seychelles, sebagai negara kepulauan di Laut Hindia, sangat bergantung pada laut dan perikanan untuk kehidupan masyarakatnya. "Seychelles bisa mencapai kemajuan dengan menjaga potensi laut dan pemandangan laut, sehingga Berau dengan kondisi alam yang sama, tentu bisa," kata Nico Barito. Pernyataan ini memberikan semangat bagi Berau untuk meniru keberhasilan tersebut.
Ia juga mendorong Kepala Kampung Buyung-Buyung untuk terus membina masyarakat dalam menjaga kearifan lokal. Kearifan lokal memiliki daya tarik besar dalam pengembangan berbagai sektor, baik wisata, perikanan, maupun pertanian. Komitmen Berau dan Seychelles diharapkan dapat membawa Kabupaten Berau memanfaatkan potensi alam, laut, dan budayanya untuk mencapai kemandirian ekonomi.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484560/original/060414800_1769466951-Polisi_mengevakuasi_jasad_perempuan_di_Hutan_Licin_Banyuwangi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482909/original/015476000_1769280724-alex_jimenez_gol_bouremouth_liverpool_ap_ian_walton.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484549/original/008721900_1769445417-camat_medan_maimun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484245/original/046238700_1769417705-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484497/original/057677900_1769433870-167338.jpg)










