Tahukah Anda? India Pimpin Transaksi Terbesar di TEI 2025, Capai USD 4,3 Miliar!
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkap India, Belanda, Vietnam, Filipina, dan RRT jadi negara dengan transaksi terbesar di TEI 2025. Simak detail capaian ekspor Indonesia yang mengesankan ini!

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso baru-baru ini mengumumkan capaian signifikan dari perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Acara pameran dagang internasional ini berhasil menarik perhatian global dan mencatatkan transaksi fantastis dari berbagai negara.
Dalam seremoni penutupan yang berlangsung di Kabupaten Tangerang pada Minggu, Mendag Budi Santoso secara resmi mengungkapkan lima negara dengan nilai transaksi terbesar. Data ini menunjukkan potensi besar produk-produk Indonesia di pasar internasional.
India memimpin daftar negara dengan transaksi terbanyak, diikuti oleh Belanda, Vietnam, Filipina, dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata penguatan posisi Indonesia sebagai pemain ekonomi yang kompetitif di kancah global.
Capaian Transaksi dan Minat Pembeli di TEI 2025
Dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, India mencatatkan transaksi tertinggi dengan nilai mencapai 4,3 miliar dolar AS. Angka ini menunjukkan minat yang sangat besar dari pasar India terhadap produk-produk unggulan Indonesia.
Menyusul India, Belanda menempati posisi kedua dengan nilai transaksi sebesar 3,9 miliar dolar AS, disusul Vietnam sebesar 3,3 miliar dolar AS. Filipina juga tidak ketinggalan dengan 3,1 miliar dolar AS, dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sebesar 2,4 miliar dolar AS.
Selain nilai transaksi yang mengesankan, TEI 2025 juga berhasil menarik 8.045 pembeli atau buyer dari 130 negara berbeda. Jumlah ini mencerminkan jangkauan pasar yang luas dan daya tarik acara pameran dagang tersebut di mata pelaku bisnis internasional.
Malaysia menjadi negara dengan jumlah pembeli terbanyak, yaitu 769 buyer, diikuti oleh RRT dengan 605 buyer. India menempati posisi ketiga dengan 594 buyer, sementara Nigeria dan Mesir masing-masing menyumbang 509 dan 406 buyer.
Produk Unggulan dan Kinerja Perdagangan Indonesia
Menteri Perdagangan Budi Santoso juga merinci lima kelompok produk yang paling diminati selama TEI 2025. Produk pertambangan memimpin dengan nilai transaksi sebesar 5,5 miliar dolar AS, menunjukkan potensi besar sektor ini.
Berikutnya adalah logam mulia dengan 2,7 miliar dolar AS, serta minyak kelapa sawit dan turunannya yang mencapai 2,3 miliar dolar AS. Selain itu, charcoal dan briket menyumbang 1,6 miliar dolar AS, dan suku cadang sebesar 1,4 miliar dolar AS.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, turut menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Menurutnya, kebijakan pemerintah terkait perdagangan telah berada di jalur yang tepat, terbukti dari kinerja perdagangan luar negeri Indonesia yang terus tumbuh positif.
Zulkifli Hasan menjelaskan, "Hingga bulan ini nilai ekspor nasional tumbuh lebih dari 7 persen dibandingkan tahun lalu, dengan surplus perdagangan meningkat menjadi 29 miliar dolar AS." Capaian ini merupakan hasil kerja keras kolektif yang memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482909/original/015476000_1769280724-alex_jimenez_gol_bouremouth_liverpool_ap_ian_walton.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484549/original/008721900_1769445417-camat_medan_maimun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484245/original/046238700_1769417705-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484497/original/057677900_1769433870-167338.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481615/original/091930400_1769139822-3.jpg)






















