Karumkit RS Polri: Korban Tewas Kebakaran Terra Drone Akibat Hirup Gas CO2

10 Desember 2025 3:08 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Karumkit RS Polri: Korban Tewas Kebakaran Terra Drone Akibat Hirup Gas CO2
Rumah Sakit Polri menyebut korban tewas dalam peristiwa kebakaran di Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, akibat menghirup gas karbon dioksida (CO2).
kumparanNEWS
Karumkit RS Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono dan Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan, saat keterangan pers terkait identifikasi jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (9/12). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Karumkit RS Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono dan Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan, saat keterangan pers terkait identifikasi jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (9/12). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Rumah Sakit Polri menyebut korban tewas dalam peristiwa kebakaran di Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, akibat menghirup gas karbon dioksida (CO2).
Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12).
Karumkit RS Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono mengatakan indikasi penyebab kematian para korban mengarah pada paparan gas.
“Kemungkinan, karena kita hanya melaksanakan pemeriksaan luar, kemungkinan karena menghirup gas,” ujarnya.
Saat ditanya gas apa yang dimaksud, Prima menegaskan, “Gas Karbondioksida. CO2.”
Suasana gedung Terra Drone, Jakarta Pusat pascakebakaran pada Selasa (9/12/2025) malam. Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan menambahkan hasil identifikasi awal tim ahli forensik menunjukkan tanda-tanda asfiksia.
“Dari tanda-tanda ahli forensik kami bekerja, dari pemeriksaan luar, mengarah indikasi pada asfiksia karena terhirupnya asap dan gas karbondioksida tersebut,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, memastikan seluruh korban tewas dalam kebakaran gedung Terra Drone, Jakarta Pusat adalah karyawan perusahaan tersebut.
Dari total 22 korban jiwa, 15 di antaranya perempuan dan 7 laki-laki.
Garis polisi terpasang di Gedung Terra Drone, Jakarta, Selasa (9/12/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
“Ada 22 orang meninggal dunia. 15 wanita dan 7 orang laki-laki. Seluruhnya adalah karyawan Terra Drone,” ujar Bayu di lokasi kejadian, Selasa (9/12).
Menurut Bayu, mereka bukan meninggal karena terbakar, melainkan diduga akibat kehabisan oksigen akibat asap pekat yang naik ke lantai atas.
“Iya [meninggal karena kehabisan oksigen]. Mungkin karena sifat asap dari bawah ke atas. Kebakaran ini hanya di lantai bawah, kami berhasil memadamkannya, tapi asap sampai ke atas,” ujarnya.
Trending Now