Kodam Siliwangi: Tak Ada Rantis Masuk Kampus Unisba, Hanya Lewat di Depan

2 September 2025 13:35 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kodam Siliwangi: Tak Ada Rantis Masuk Kampus Unisba, Hanya Lewat di Depan
Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin meluruskan informasi yang menyebut kendaraan taktis (rantis) masuk ke dalam kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) saat bentrokan massa, Senin (1/9) mal
kumparanNEWS
Suasana Kampus 1 Unisba, Selasa (2/9/2025). Dok. Linda Lestari
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Kampus 1 Unisba, Selasa (2/9/2025). Dok. Linda Lestari
Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin meluruskan informasi yang menyebut kendaraan taktis (rantis) masuk ke dalam kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) saat bentrokan massa, Senin (1/9) malam. Sebab sebelumnya beredar narasi di media sosial, bahwa rantis masuk kampus.
"Tidak ada yang masuk, hanya lewat depan saja," kata Mahmuddin saat dikonfirmasi kumparan, Selasa (2/9).
Mahmuddin menjelaskan saat kejadian, Kodam III/Siliwangi bersama dengan Polda Jabar sedang melaksanakan patroli gabungan di wilayah Kota Bandung.
Patroli yang berlangsung hingga dini hari tersebut mengerahkan personel Polri 200 orang dan TNI 45 orang serta menggunakan kendaraan R2 80 Unit, R4 8 unit, Rantis Anoa 2 unit dan Ransus maung 2 unit.
"Sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat," ucapnya.
Penentuan titik-titik patroli didasarkan pada laporan kerawanan dari masyarakat yang diterima melalui Danramil Mayor Inf Dedi Rusyana dari Ketua RT. Salah satunya rute patroli malam itu melewati depan Kampus Unisba.
"Saat melintas di lokasi tersebut sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, rombongan patroli sempat diprovokasi oleh kelompok anarko dengan melakukan pelemparan bom molotov, batu, hebel, dan benda-benda lainnya," ucap Mahmuddin.
Menanggapi aksi provokasi tersebut, kata Mahmuddin, pasukan Dalmas Polresta Bandung segera membentuk formasi pengamanan. Karena intensitas pelemparan semakin meningkat, aparat akhirnya menembakkan gas air mata untuk mengurai massa.

Patroli Gabungan Rutin

Patroli gabungan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Kota Bandung. Saat patroli itu tim menemukan adanya tumpukan batu dan kayu di Jalan Tamansari, serta sejumlah orang berpakaian hitam yang diduga kelompok anarko berusaha melakukan blokade jalan.
Menurutnya, massa anarko itu berupaya memancing aparat untuk masuk ke dalam kampus, namun petugas tidak terpancing. Provokasi dilakukan dengan melemparkan molotov ke arah petugas. Gas air mata yang ditembakkan diarahkan ke jalan raya, namun tertiup angin hingga ke area parkiran Unisba.
Menurutnya, dari kejadian tersebut tidak ada korban dari pihak kelompok anarko. Sementara dari pihak kepolisian, sebuah kendaraan taktis (rantis) sempat terkena lemparan bom molotov, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, terlebih pada malam hari yang merupakan waktu istirahat, sebagaimana tertuang dalam Al-Qurโ€™an Surat Al-Qashash ayat 73 โ€œDan adalah karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, agar kamu beristirahat pada malam hari dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nyaโ€ dan Surat Al-Furqan ayat 47 โ€œDan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha," jelasnya.
Trending Now