Tahanan Taliban tahu Bin Laden

Seorang anggota Taliban yang ditahan di Pakistan mengklaim memiliki informasi keberadaan Osama bin Laden bulan Januari dan Februari tahun ini.
Klaimnya belum dapat diverifikasi namun seorang pakar intelejen Amerika menyatakan informasinya perlu diselidiki.
Tahanan itu mengklaim bertemu Osama bin Laden beberapa kali sebelum serangan sebelas September.
Dia mengatakan, awal tahun ini dia bertemu kontak kepercayaannya yang melihat Bin Laden 15 sampai 20 hari di perbatasan Afghanistan.
"Tahun 2009, bulan Januari dan Februari saya bertemu teman saya. Dia mengatakan baru dari pertemuan dengan Sheikh Osama dan dia dapat mengatur pertemuan dengan dia," katanya.
Menurut tahanan ini, kontaknya adalah seorang kepala suku Mehsud yang bertanggung jawab atas agen-agen Al-Qaida di luar negeri untuk bertemu dengan Bin Laden.
"Dia membantu orang-orang al-Qaida dari berbagai negara untuk bertemu Sheikh sehingga dia dapat memberikan arahan apapun yang mereka rencanakan di Eropa dan tempat lainnya.
"Sheikh tidak tinggal di satu tempat. Orang itu datang dari Ghazni jadi saya kira disana keberadaan Sheikh dulu," katanya.
Sulit ditembus
Propinsi Ghazni di Afghanistan timur merupakan basis Taliban.
Sebagian besar kawasan itu sulit ditembus pasukan koalisi dan Afghanistan.

Tahanan itu mengatakan, militan menghindari kawasan Pakistan karena risiko mendapat serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat.
"Pakistan saat ini tidak nyaman untuk kami tinggali karena banyak senior kami martir akibat serangan pesawat tak berawak," lanjutnya.
Tahanan itu tidak dapat disebutkan karena alasan hukum.
Menurut aparat keamanan Pakistan, dia memiliki hubungan yang erat dengan para pemimpin Taliban di Pakistan dan Afghanistan.
Dia juga terlibat dalam operasi penculikan dan pengumpulan dana.
Informasinya cocok dengan Pakistan yang menyatakan, Bin Laden tidak berada di wilayahnya meskipun Inggris dan Amerika berbeda pandangan.
Namun pakar dari Amerika dan mantan analis CIA Bruce Riedel menyatakan, ceritanya masuk akal dan harus diselidiki.





























