Iran uji tembak rudal lagi

Rudal Sajjil
Keterangan gambar, Rudal Sajjil bisa menjangkau sasaran di Israel dan kawasan Teluk

Iran telah berhasil melakukan uji tembak rudal jarak menengah yang telah disempurnakan, kata televisi negara.

Rudal Sajjil-2 memiliki jarak jangkauan lebih panjang dari rudal yang diuji sebelumnya yang berjangkauan 2.000 km, lapor stasiun televisi berbahasa Arab milik Iran

Jarak jangkauan itu mencakup Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Para wartawan mengatakan ini bukan kali pertama rudal ini diujicoba, tapi tes ini mungkin akan dikecam Dunia Barat sebagai aksi provokasi.

Perdana Menteri Inggris Gordon Brown mengatakan, peluncuran rudal tersebut memperbesar kemungkinan sanksi tambahan dijatuhkan terhadap Iran.

"Ini masalah yang sangat merisaukan masyarakat internasional dan ini mendatangkan alasan bagi kami untuk bergerak maju soal sanksi," kata Brown.

Bulan September, Iran dikecam setelah menembakkan dua jenis rudalnya, Sajjil dan Shahab.

Tes rudal itu sendiri berlangsung hanya beberapa pekan setelah Iran mengungkapkan keberadaan fasilitas nuklir yang sebelumnya dirahasiakan. Fasilitas nuklir itu berlokasi di pegunungan tak jauh dari kota Qom.

Kesiapan

Seperti peluru kendali yang diujitembakkan bulan September, rudal yang diluncurkan pada hari Rabu menggunakan bahan bakar padat dalam roket dua tingkat.

Menteri pertahanan Iran Ahmad Vahidi mengatakan rudal ini bisa diluncurkan lebih cepat dan lebih mudah dikontrol, jika dibandingkan dengan rudal versi terdahulu.

Roket berbahan bakar padat bisa disiapkan untuk peluncuran dalam waktu lebih singkat daripada roket yang menggunakan bahan bakar cair.

Wartawan pertahanan BBC Nick Childs mengatakan, langkah pemerintah Iran menyempurnakan program roketnya akan mengobarkan ketegangan soal ambisi nuklir negara tersebut.

Barat menyatakan Iran tengah mencoba membangun senjata nuklir, namun Iran menepis tudingan tersebut.

Enam negara yang berunding dengan Iran ingin mencegah pemerintah Iran memperkaya uranium menjadi uranium standard senjata.

Iran menyatakan akan membuka 10 situs nuklir lagi dan memperkaya uranium ke kadar yang lebih tinggi daripada yang telah diumumkan sebelumnya.