Uni Eropa sepakat soal utang Yunani

Para pemimpin Uni Eropa, EU, mencapai kesepakatan dalam membantu Yunani mengatasi krisis utangnya.
Presiden EU Herman Van Rompuy tidak memberikan rincian lebih lanjut dan menambahkan 27 pemimpin Eropa siap untuk membahasnya.
"16 negara dalam kawasan mata uang Ero akan mengambil tindakan terkoordinasi dan penuh tekad yang diinginkan untuk melindungi stabilitas di kawasan Euro sebagai kesatuan," tegasnya.
Dia juga menambahkan bahwa Yunani tidak meminta bantuan keuangan namun EU mengharapkan tindakan tegas dari pemerintah Yunani.
Krisis hutang ini memberi tekanan kepada mata uang Ero dan akan mendominasi pertemuan puncak yang sedang berlangsung di Brussel.
Wartawan BBC di Brussels mengatakan rincian atas bantuan EU untuk Yunani mungkin tidak akan terungkap sampai Senin, ketika para menteri keuangan negara-negara yang menggunakan Ero bertemu.
Ada peraturan
Sementara itu Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan Yunani tidak akan ditingal sendiri namun ada peraturan yang harus diikuti.
Peraturan EU mencegah negara-negara kawasan Euro menempuh penalangan utang untuk Yunani namun krisis yang dihadapi menekan para pemimpin EU untuk mencari jalan guna membantu negara itu.
Pernyataan ini merupakan pertanda penting kepada pasar kalau Prancis dan Jerman saling bahu membahu dengan Yunani.
Perdana Menteri Inggris Gordon Brown mengatakan bahwa saat ini pembahasan berada dalam area Euro ketika ditanya wartawan apakah Inggris akan masuk dalam bantuan keuangan EU.
Krisis ini menjadi ujian pertama bagi Van Rompuy, yang mengharapkan pertemuan puncak di Brussels terpusat pada strategi baru untuk pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi. Namun keadaan tampaknya memaksa persoalan Ero menjadi menjadi pusat perhatian.
Upaya penghematan
Pasar sudah memberi reaksi positif langsung atas kesepakatan ini. Beberapa pasar utama Eropa naik kembali setelah sebelumnya jatuh dan nilai mata uang Ero naik kembali atas dollar.
Namun masih tetap ada keraguan kalau Yunani mampu membayar utangnya.
Bantuan apapun yang diberikan kepada Yunani akan diikuti dengan persyaratan yang ketat untuk menjamin Athena akan menempuh pengetatan ekonomi dan sekaligus meyakinkan warga bahwa uang dari pajak mereka tidak akan dialihkan untuk menopang Yunani.
Pemerintah Yunani sudah memutuskan untuk tidak menaikkan gaji pegawai negeri dan pada saat bersamaan meningkatkan usia pensiun sebagai bagian dari langkah penghematan, yang membuat serikat buruh marah.
Muncul pula kekhawatiran bahwa negara-negara pengguna Ero lainnya, seperti Portugal dan Spanyol, dianggap akan mudah terkena dampaknya jika krisis utang Yunani ini tidak ditangani dengan tepat.
Defisit anggaran Yunani saat ini mencapai 12,7% atau empat kali lebih tinggi dari yang diijinkan oleh peraturan di kalangan pengguna Ero.
Utangnya mencapai 300 miliar Ero atau sekitar US$ 419 miliar dan pemerintah memperkirakan tahun ini saja membutuhkan pinjaman sebesar 53 miliar Ero untuk menutup lobang dalam anggarannya.





























