Yunani mulai 'ikat pinggang'

Yunani sudah mulai menerapkan langkah-langkah penghematan sangat ketat dalam upaya untuk mengurangi defisit anggarannya yang sangat besar.
Menteri Pertahanan, Evangelos Venizelos, mengumumkan pengurangan biaya operasi militer hingga 25%, tidak hanya 12% seperti yang direncanakan.
Tetapi, seperti dilaporkan wartawan BBC di Athena, Malcolm Brabant, dampak pengurangan belanja itu membuat rakyat Yunani marah. Serikat-serikat buruh mengatakan, mereka berencana melakukan mogok umum pekan depan sebagai bagian dari kampanye protes baru.
Sementara itu, Uni Eropa tampaknya akan menyepakati rincian rencana darurat untuk menolong perekonomian Yunani.
Olli Rehn, Komisioner UE untuk Masalah Ekonomi dan Moneter, mengatakan para pemimpin akan "merampungkan perudingan" mengenai paket bantuan.
Komentarnya itu muncul pada saat pasar-pasar saham dan uang di Eropa naik setelah dua hari turun tajam karena khawatir terhadap krisis hutang Yunani.
Mata uang ero juga menguat terhadap dollar setelah selama seminggu ini turun drastis.

























