Senat setuju debat RUU reformasi

Republik dan Demokrat kini bisa mulai berdebat soal reformasi keuangan
Keterangan gambar, Republik dan Demokrat kini bisa mulai berdebat soal reformasi keuangan

Senat Amerika Serikat akan memperdebatkan rancangan undang-undang sistem keuangan setelah para senator Republik setuju untuk membahasnya secara terbuka.

Ketua Komite Perbankan Senat Christopher Dodd mengatakan Republik Republik "akhirnya memungkinkan debat mengenai rancangan undang-undang yang akan mewujudkan akuntabilitas di Wall Street".

Kubu Republik telah menghadang semua langkah berkaitan dengan RUU tersebut selama tiga hari berturut-turut.

Kesepakatan tercapai setelah kubu Demokrat mengancam akan mengadakan sesi sepanjang malam luar biasa di Senat.

Kubu Republik menekankan mereka telah mendapatkan konsesi sangat penting dari Demokrat, termasuk penghapusan dana $50 miliar yang akan digunakan untuk membiayai pembubaran perusahaan keuangan yang mengalami kesulitan.

Kubu Republik menyatakan taktik menunda-nunda debat mengenai RUU tersebut telah memaksa kubu Demokrat membuat beberapa perubahan terhadap rencana reformasi.

Presiden Barack Obama mengatakan dia senang bahwa Senat akhirnya setuju untuk membahas rancangan tersebut melalui debat.

Obama mengatakan bangsa Amerika tidak boleh lagi membiarkan praktik-praktik keuangan yang memicu krisis ekonomi global.

''Kinilah waktu untuk [melakukan] reformasi,'' kata Obama ketika berpidato di llinois.

Meski demikian, dia memperingatakan dia akan menetang segala legislasi yang dia pandang terlalu dipengaruhi oleh juru lobi yang mencoba melindungi Wall Street.

RUU reformasi tersebut merupakan rencana perubahan paling signifikan terhadap regulasi keuangan sejak 1930-an.

Wartawan BBC di Washington mengatakan banyak kalangan di Amerika mendukung regulasi yang lebih ketat terhadap sektor perbankan dan keuangan, meski kubu Partai Demokrat dan Republik berbeda pandangan mengenai cara melakukannya.