Jerman sepakat bantu Yunani

Angela Merkel
Keterangan gambar, Koalisi pimpinan Merkel meloloskan rencana bantuan bagi Yunani

Majelis rendah parlemen Jerman meloloskan rencana bantuan keuangan bagi Yunani senilai US$28,5 miliar bagi Yunani yang terlilit utang, walaupun ada tentangan luas dari masyarakat.

Bundestag menyepakati RUU itu setelah melakukan perdebatan sengit dimana Kanselir Angela Merkel diberondong kecaman oleh para anggota parlemen lainnya.

RUU itu lolos dengan suara 390 melawan 72, dan 139 anggota parlemen menyatakan abstain.

Majelis tinggi, Bundesrat, sekarang akan melakukan pemungutan suara.

Bila disetujui, RUU itu akan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Horst Koehler.

Debat emosional

Merkel membela rencana itu, dan mengatakan bahwa Uni Eropa dipertaruhkan.

Dia memperingatkan bahwa bila 27 negara anggota Uni Eropa tidak mau bekerja sama menangani krisis seperti ini, "pasar akan mengira kita tidak mampu bertindak".

Para pengecam Merkel menggunakan debat emosional di Bundestag itu untuk mengecam penanganan krisis itu oleh Merkel.

Mereka menuding Merkel terlalu lambat bertindak, demikian dilaporkan wartawan BBC Steve Rosenberg di Berlin.

Partai oposisi Sosial Demokrat memilih abstain, dengan alasan beban yang merupakan sumbangan negara itu terlalu berat bagi para pembayar pajak dan bukan pada pasar modal.

Tetapi RUU itu tetap lolos karena Partai Uni Demokratik Kristen dan mitra koalisinya, Partai Demokratik Bebas, memiliki kursi mayoritas besar di parlemen.