AS-Korsel akan latihan militer

Amerika membenarkan bahwa pihaknya akan mengadakan latihan angkatan laut bersama dengan Korea Selatan, setelah sebuah laporan menuding Korea Utara menenggelamkan kapal perang Korsel, demikian menurut sejumlah pejabat Amerika.
Pentagon mengatakan latihan bersama anti kapal selam dan latihan militer lain akan dimulai "dalam waktu dekat".
Presiden Korsel Lee Myung-bak sebelum telah membekukan perdagangan dengan Pyongyang dan berjanji akan menghukum mereka yang melakukan serangan.
Korut telah menyatakan akan membalas segala tindakan terhadap negara itu.
Surat kabar utama negara itu menyebut penyelidikan Korsel itu "provokasi besar yang tidak bisa ditolerir".
Dukungan Amerika
Korsel telah mengatakan pihaknya akan mengadukan Korut kepada Dewan Keamanan PBB sebagai tanggapan terhadap tindakan menenggelamkan kapal Cheonan, dimana 46 awaknya meninggal pada bulan Maret lalu.
Dalam langkah yang didukung oleh Amerika Presiden Lee mengatakan dalam pidato di televisi bahwa Seoul tidak akan lagi membiarkan "segala tindakan provokatif dari Korut dan akan menerapkan prinsip pencegahan proaktif".
Juru bicara Pentagon Bryan Whitman mengatakan keputusan untuk memulai latihan angkatan laut bersama merupakan "hasil dari temuan penyelidikan insiden baru-baru ini".
Para pengamat menyebut latihan bersama ini sebagai pernyataan mengenai komitmen Amerika untuk membantu Seoul dan bukan merupakan upaya untuk mengintimdasi Pyongyang.
Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton sebelumnya mengatakan Amerika sedang bekerja keras untuk menghindari peningkatan ketegangan.





























